Jalan Tol Semarang-Demak Punya Multifungsi, Konsep Pertama yang Baru Jalan Tol di Indonesia

UMI KASLUM FOUNDER DAN CEP PVK GROUP,BERITA JOKOWI,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KUNKER MARATON! JOKOWI TINJAU PEMBANGUNAN BANDAR UDARA JB SOEDIRMAN DAN TOL SEMARANG-DEMAK,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA, Jalan Tol Semarang-Demak Punya Multifungsi, Jalan Tol Semarang-Demak Punya Multifungsi DAN Konsep Pertama yang Baru Jalan Tol di Indonesia
Jalan Tol Semarang-Demak Punya Multifungsi / Foto Ilustrasi dan Kompilasi

PariwisataIndonesia.id – Selepas kunker di Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman, Kabupaten Purbalingga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlanjut untuk meninjau pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa, Provinsi Jawa Tengah.

“Sore hari ini saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa. Koridor ini akan menghubungkan Semarang, Demak, Rembang, Tuban, dan Gresik. Untuk ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan,” ujarnya, dikutip Redaksi Pariwisata Indonesia dari laman presiden.

Kunker Maraton! Jokowi Tinjau Pembangunan Bandar Udara JB Soedirman dan Tol Semarang-Demak <<< Sebelumnya

Kepala Negara menjelaskan, Jalan Tol Semarang-Demak secara keseluruhan akan memiliki panjang 26,7 kilometer dengan merinci untuk seksi Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 kilometer dan direncanakan akan memulai konstruksi pada Januari 2022.

Sementara, untuk pembangunan seksi Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer tengah menjalani proses konstruksi, ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang.

Setelah pembangunan jalan tol tersebut diselesaikan, diharapkan dapat berimplikasi pada pengurangan kemacetan lalu lintas secara signifikan yang biasa terjadi dari dan menuju Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang.

“Ini yang sudah berpuluh tahun selalu macet baik karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini,” kenang Presiden.

Pembangunan jalan tol yang melewati kawasan pesisir Semarang memiliki multifungsi. Pasalnya, tak cuma untuk meningkatkan konektivitas jalan tol Semarang-Demak, tapi sekaligus berfungsi sebagai pengendalian banjir rob, karena terdapat fungsi kolam retensi dan terdapat juga tanggul laut.

Oleh karenanya, tol semacam ini menjadi sangat istimewa. Selain itu, hal pertama yang baru dilakukan dalam pembangunan jalan tol di Indonesia. Di sisi lain, sudah tentu memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

“Pengembangan area yang tadinya terendam akan menjadi kering. Seperti yang kita lihat sekarang ini, yang masih terendam nantinya semunya akan kering dan bisa digunakan baik untuk kawasan industri dan pendukungnya serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,” imbuh Kepala Negara.

Harapan lain dari pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, dapat menghubungkan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata di sekitarnya, sudah pasti akan diperkirakan perekonomian setempat tumbuh pesat.

Dalam kunker kedua yang turut mendampingi presiden, antara lain: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Demak Eistianah. (Indah Ms/Eh).