Kunker Maraton! Jokowi Tinjau Pembangunan Bandar Udara JB Soedirman dan Tol Semarang-Demak

UMI KASLUM FOUNDER DAN CEP PVK GROUP,BERITA JOKOWI,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KUNKER MARATON! JOKOWI TINJAU PEMBANGUNAN BANDAR UDARA JB SOEDIRMAN DAN TOL SEMARANG-DEMAK,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Kunker Maraton Presiden Jokowi di Provinsi Jawa Tengah (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana pada hari ini, Jumat (11/6), bertolak menuju Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk melakukan sejumlah kunjungan kerja (kunker).

Dilansir dari siaran pers laman resmi presiden pada, Jumat (11/6), Presiden Jokowi dan rombongan menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600 dan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.

“Pagi hari ini saya mengunjungi Kabupaten Purbalingga untuk melihat perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman yang runway-nya telah selesai dibangun sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter,” terang Jokowi selepas kunker pertamanya, dikutip Redaksi Pariwisata Indonesia dari laman Presiden.

Setibanya di Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman, Kabupaten Purbalingga, Jokowi menilai, pengoperasian bandara tanpa menunggu pembangunan terminal selesai menjadikannya lebih produktif dibandingkan jika harus menunggu terminal selesai dahulu. Menurut Presiden, cara-cara seperti itu juga diharapkan bisa diikuti oleh bandara-bandara lain yang kini masih dalam proses pembangunan.

“Ini bagus, saya senang meskipun terminalnya masih terminal darurat, belum selesai, tetapi airport-nya sudah dipakai. Saya kira ini akan lebih produktif seperti itu dari pada kita menunggu terminal harus selesai baru dilakukan penerbangan. Saya kira cara-cara cepat seperti ini yang akan terus kita lakukan terhadap juga airport yang lain yang dalam proses dibangun,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden ke-7 Republik Indonesia berharap, kehadiran Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman dapat memberikan kontribusi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Tengah, khususnya bagian barat dan selatan.

“Kita harapkan bandara ini akan memberikan kontribusi menumbuhkan ekonomi, tidak hanya di Kabupaten Purbalingga tetapi juga di Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, dan juga daerah sekitarnya termasuk Kebumen. Sehingga kita harapkan mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas logistik akan lebih baik sehingga akhirnya akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi pada wilayah di Jawa Tengah bagian selatan ini,” mimpi Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa Bandara Jenderal Besar Soedirman sudah memulai operasinya per tanggal 1 Juni 2021 dan kemudian dilakukan penerbangan komersial perdana per tanggal 3 Juni 2021.

“Kapasitas terminal pun akan kemudian berganti yang sekarang masih dalam posisi terminal temporer akan kemudian menjadi permanen yang kemudian akan kami kembangkan dan insyaallah akan selesai dengan luasan 1.300 meter persegi pada awal 2023 nanti,” jelas Awaluddin.

Turut hadir dalam kunker pertama presiden, antara lain: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. (Indah Ms/Eh)

Selanjutnya >>> Jalan Tol Semarang-Demak Punya Multifungsi, Konsep Pertama yang Baru Jalan Tol di Indonesia