Jokowi Datangi Gudang Bulog Pastikan Stok Beras Nasional “Sudah Sesuai”

umi kalsum founder dan ceo media pvk group,bADAN URUSAN LOGISTIK,BERITA KEMENSETNEG,DIREKTUR UTAMA BULOG BUDI WASESO,HUMAS KEMENSETNEG RI,HUMAS PERUM BULOG,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,JOKOWI DATANGI GUDANG BULOG PASTIKAN STOK BERAS NASIONAL SUDAH SESUAI,KABAG HUMAS DAN KELEMBAGAAN TOMI WIJAYA,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI Setpres)

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi), meninjau langsung Kompleks Pergudangan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang terletak di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu, (21/7).

Kepala Negara tiba pukul 09.00 WIB dan kunjungan tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Selama lawatannya itu, Presiden didampingi Direktur Utama Bulog Budi Waseso.

“Saya ingin memastikan bahwa stok nasional untuk beras itu cukup. Tadi Pak KaBulog menyampaikan bahwa stok yang ada di Bulog adalah 1.373.000 ton. Artinya, stok kita cukup,” ujar Presiden di lokasi seusai peninjauan.

Baca juga :  Jokowi Takbir di Malam Idul Adha dan Berdoa Indonesia Terbebas dari Pandemi Covid-19

Selain Jokowi ingin memastikan bahwa stok beras nasional kondisinya benar-benar aman. Di sisi lain, ia dalam siarannya juga mengutarakan penyaluran program bantuan beras bagi masyarakat sudah dimulai oleh Bulog sejak Jumat (16/7) lalu.

“Jadi bukan akan, tapi sudah berjalan dari Jumat yang lalu di Jakarta dan seluruh provinsi di negara kita. Jadi ini terus berjalan, sudah dimulai dan akan terus berjalan,” ungkapnya.

Presiden berharap melalui program bantuan beras tersebut, bisa membantu masyarakat terutama dalam masa penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kita harapkan dengan bantuan beras ini bisa membantu rakyat karena kita dalam penerapan PPKM,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi menerangkan, kebijakan pemerintah tidak sebatas pada bantuan berbentuk beras semata.

“Tapi selain beras ini juga kan ada subsidi listrik, Bantuan Sosial Tunai, BLT Desa, kemudian juga subsidi untuk internet, PKH (Program Keluarga Harapan), dan lain-lainnya. Saya rasa ini yang ingin saya cek pada pagi hari ini,” tandasnya.

Terkait hal tersebut, Jokowi kembali menegaskan sikapnya bahwa negara hadir untuk memberikan jaminan dan perlindungan sosial bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Jokowi mengumumkan secara resmi, PPKM Darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021, dan mulai 26 Juli nanti, secara bertahap akan dilakukan pembukaan PPKM Darurat (Syaratnya, tren kasus Covid-19 menurun.Red).

Kebijakan tersebut untuk menekan secara masif penyebaran kasus virus corona (Covid-19) lebih meluas lagi.

(Ronald Ss/Eh)