Pengamat: Sea Today Promosikan Indonesia ke Mancanegara, Mari Dukung

Jelang Hari Pahlawan 10 November, redaksi menurunkan laporan khusus tentang tv digital baru, Sea Today berhasil mengudara. Kebijakan Presiden Direktur Telkom, Ririek Adriansyah genjot profit dorong percepatan restrukturisasi modal dan mentransformasi bisnis anak perusahaan perlu diacungi jempol. Strategi bisnis Bos Telkom hadirkan Sea Today, karya anak bangsa untuk harumkan nama Ibu Pertiwi. Guna mendukung bisnis Telkom Group, redaksi bincang santai bersama pengamat media ditengah kesibukan dan padatnya jadwal Drs. H. Akhmad Munir. Sosok jurnalis senior, namanya populer di kalangan wartawan sebagai Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara. Apa komentarnya, simak ulasan berikut!
Antara Siap Berduet dengan Sea Today Harumkan Indonesia, Ayo Nonton Sea Today, Berita Pariwisata Indonesia, Berita Sea Today, Bisnis Telkom Group, Drs. H. Akhmad Munir, Drs. H. Akhmad Munir selaku Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara, Media PVK, Presiden Direktur Telkom Ririek Adriansyah, PT. Metra Digital Media(MDM), Sea Today Kepanjangan Dari Southeast Asia Today, Sea Today milik Telkom Group, SEA Today News, Sea Today News Tayang Perdana 28 Oktober 2020, Telkom Luncurkan Saluran Berita Sea Today, Welcome Sea Today News, Situs Online Pariwisata Indonesia Terfavorit, Website Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata, Destinasi Wisata di Indonesia, Pariwisata di Indonesia, situs pariwisata indonesia, referensi artikel pariwisata indonesia, Indonesia, Pariwisata Indonesia, situs budaya indonesia, Umi Kalsum Founder Media PVK
Sea Today Promosikan Indonesia ke Manca Negara

PariwisataIndonesia.id – Jelang Hari Pahlawan 10 November, redaksi menurunkan laporan khusus tentang tv digital baru, Sea Today berhasil mengudara. Guna mendukung kebijakan Telkom Group, redaksi bincang santai bersama pengamat media ditengah kesibukan dan padatnya jadwal Drs. H. Akhmad Munir. Sosok jurnalis senior, namanya populer di kalangan wartawan. Saat ini menjabat sebagai Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara.

Baca Juga:  Maestro Fotografi: Sea Today Masa Depan Televisi

Kebijakan Presiden Direktur Telkom, Ririek Adriansyah menggenjot profit dengan mendorong percepatan restrukturisasi modal dan mentransformasi bisnis anak perusahaan perlu diacungi jempol. Strategi bisnis Bos Telkom hadirkan Sea Today sebagai karya anak bangsa mengharumkan nama Ibu Pertiwi. Sea Today pertama kali mengudara bertepatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

Dalam laporan khusus ini, redaksi perlu mengulas profil pengamat yang juga praktisi media. Ia adalah Akhmad Munir ditetapkan menjadi Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-88/MBU/04/2018 tanggal 12 April 2018, tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perum LKBN ANTARA, tanggal 12 April 2018 untuk periode lima tahun sampai dengan April 2023.

Baca Juga:  Pengamat: Sea Today Layak Didukung

Profil jurnalis senior pribadinya santun, sederhana dan memiliki moto hidup, “Bekerja Sabar, Ikhlas dan Istiqomah”, ujarnya. Sosok pria baya berdarah Madura, sebentar lagi berulang tahun. Akhmad Munir kelahiran Sumenep, 15 Desember 1966 merupakan jebolan Fakultas Ilmu Politik dan Sosial (FISIP) di Universitas Negeri Jember (UNEJ), lulus tahun 1991.

Mengawali karir di dunia jurnalisme sebagai Reporter Suara Akbar Jember sebelum kemudian pindah menjadi redaktur LKBN Antara Biro Jatim. Karirnya terus dipercaya untuk selanjutnya diterbangkan dan menjabat sebagai Kepala Biro Antara Bengkulu. Lalu ditarik kembali untuk memperkuat LKBN Antara Biro Jatim sebagai Kepala Biro, hingga akhirnya dipercaya sebagai Direktur Pemberitaan pada April 2018.

Baca Juga:  Tolong Dibantu ya, Simsalabim ProkProk Jadi Apa? Tercipta Sea Today, Horee

Redaksi menceritakan secuil kisah perjalanan Akhmad Munir meniti karir sebagai praktisi di Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (atau disingkat Perum LKBN Antara) merupakan kantor berita di Indonesia, yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Dan berusaha mensinergikan peran tiga entitas kelembagaan berpelat merah, TVRI, ANTARA dan Sea Today dalam membawa kabar baik tentang Indonesia ke manca negara. Ketiganya memiliki kemiripan dalam platform yang sama memberitakan Indonesia secara visual.

Baca Juga:  Satu Lagi Saluran TV Digital Hadir Warnai Jagat Pertelevisian Indonesia, Welcome Sea Today

Kehadiran Sea Today menambah deretan panjang dunia pertelevisian di tanah air. Menurut Akhmad Munir, Antara tidak merasa sedang berkompetisi. Katanya, Sea Today menyasar penonton publik internasional ditayangkan secara bilingual. Disiarkan dalam saluran digital berlangganan. Program Telkom Group tidak berjalan sendiri, disitu ada TV Interaktif IndiHome, aplikasi UseeTV GO, situs UseeTV.com, aplikasi Maxstream, aplikasi SEA Today, YouTube SEA Today News dan website www.seatoday.com. Berbeda dengan pemberitaan yang dikerjakan Perum LKBN Antara.

Antara Siap Berduet dengan Sea Today Harumkan Indonesia, Ayo Nonton Sea Today, Berita Pariwisata Indonesia, Berita Sea Today, Bisnis Telkom Group, Drs. H. Akhmad Munir, Drs. H. Akhmad Munir selaku Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara, Media PVK, Presiden Direktur Telkom Ririek Adriansyah, PT. Metra Digital Media(MDM), Sea Today Kepanjangan Dari Southeast Asia Today, Sea Today milik Telkom Group, SEA Today News, Sea Today News Tayang Perdana 28 Oktober 2020, Telkom Luncurkan Saluran Berita Sea Today, Welcome Sea Today News, Situs Online Pariwisata Indonesia Terfavorit, Website Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata, Destinasi Wisata di Indonesia, Pariwisata di Indonesia, situs pariwisata indonesia, referensi artikel pariwisata indonesia, Indonesia, Pariwisata Indonesia, situs budaya indonesia, Umi Kalsum Founder Media PVK
Foto: Drs. H. Akhmad Munir, Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara (Kanan) dan Umi Kalsum, Founder Media PVK (Kiri)

Dalam bincang santai, suami dari Erva Agushinta menyambut baik dan sangat apresiasi kehadiran tv digital Sea Today. Program dalam tv ini mengedepakan platform digital dan dikemas secara milenial. Konten mereka bagus-bagus. Menarik dan mendidik. Terutama lagi, program tv mengeksplorasi lebih dalam ragam kebudayaan Indonesia dan potensi pariwisata. Sea Today hadir sepertinya sedang merekomendasi berbagai destinasi wisata dan budaya di tanah air. Kebhinnekaan nusantara yang berbeda suku dan budaya menarik turis manca negara datang ke Indonesia.

Pengamat berzodiak Sagitarius yang sebentar lagi berulang tahun mengharapkan Sea Today makin menduniakan Indonesia. Mengglobalkan dunia pariwisata Indonesia makin dikenal di manca negara. Indonesia memiliki banyak tujuan destinasi wisata yang cantik dan indah dengan alam nusantara terbentang memesona.

Ia menambahkan, Indonesia merupakan negara kepulauan dan memiliki banyak sekali kekayaan alam. Mulai dari hutan, laut, gunung, sampai danau. Wisata alam Indonesia tidak hanya Bali, tetapi juga tersebar dari Sabang hingga Merauke. Pemerintah harus mendorong lebih banyak lagi mengenalkan objek wisata yang patut di jelajahi. Keindahaan Indonesia bukan cuma Pulau Bali, Borobudur dan Pulau Komodo.

Akhmad Munir berpendapat, penyajian Sea Today menyuguhkan kemasan kekinian, lebih populer dan mengadopsi zaman. Program Sea Today relatif mudah menayangkan promosi-promosi kepariwisataan Indonesia di dunia global. Menurutnya, Sea Today di masa depan berpotensi bagus. Dan mengimbau agar Sea Today penetrasinya masuk ke jaringan internasional. Lalu produksi konten menghadirkan budaya lokal nusantara yang orisinil.

Namun, pariwisata tidak melulu senang-senang dan hura-hura. Pelancong manca negara juga suka akan hal-hal yang orisinalitas. Tawarkan pariwisata berkonsep alam seperti hutan, keindahan bawah laut dan hal-hal lain yang tidak dimiliki negara lain. Dorong pariwisata alternatif, kenalkan wisata jelajah hutan Alas Purwo. Meskipun terkesan angker dan memiliki kesan magis, sebenarnya Alas Purwo merupakan tempat menarik untuk berwisata yang juga diminati turis manca negara.

Pengamat senior kelahiran Sumenep menawarkan pariwisata alternatif bagi turis manca negara untuk jelajahi wisata Alas Purwo. Menggelitik rasa ingin tahu dan penasaran, apa sinonim Alas Purwo itu. Redaksi berusaha bongkar di Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) dalam pencarian, tidak menemukan. Redaksi menemukan jawaban dari kamus Bahasa Jawa demi menuntaskan rasa penasaran. Purwo berarti kawitan atau permulaan. 

Jika diartikan menyeluruh ‘Alas Purwo’ adalah hutan pertama atau hutan tertua di Pulau Jawa. Bagi masyarakat Banyuwangi sendiri menjelajah Alas Purwo sangat anker, karena dikeramatkan dan banyak cerita-cerita mistis bersebaran seperti penampakan mahluk ghaib.

“Hmm, sukar dipercaya. Orang-orang bule menyukai hal-hal berbau mistis atau takhayul!”

Baca Juga:  Pengamat: Pemerintah Ingin Jelaskan tentang Indonesia ke Luar dari Versi Subjektivitas Pemerintah Via Sea Today

Menjelang tutup bincang santai bersama pengamat yang merupakan tokoh jurnalis kantor berita pelat merah berpesan, “Sea Today promosikan Indonesia ke manca negara, mari didukung!,” ujarnya jelang putus bincang santai bersama redaksi PariwisataIndonesia.id, di Jakarta, pada Kamis(5/11/2020).

Sebelum redaksi berpisah sempatkan satu pertanyaan lagi, apakah Antara bersedia jika diajak partnership dalam memajukan Sea Today.

“Antara selalu terbuka untuk peluang kerja sama kepada siapa saja. Apalagi, Sea Today hadir sejalan misi pemerintah dalam memberitakan kabar baik Indonesia. Silakan, Antara dengan senang hati siap membantu,” Akhmad Munir pengamat juga praktisi sebagai Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara.