Pengamat: Sea Today Promosikan Indonesia ke Mancanegara, Mari Didukung

Sambut Hari Pahlawan 10 November, PariwisataIndonesia.id menyuguhkan laporan khusus menyoroti peluncuran tv digital “Sea Today” yang sukses mengudara beberapa waktu lalu. Hal tersebut, rangkaian dari kebijakan yang diusung Presiden Direktur Telkom, Ririek Adriansyah dalam menggenjot profit perusahaan melalui percepatan restrukturisasi modal dan mentransformasi bisnis anak perusahaan. Salah satunya, Bos Telkom meluncurkan tv Sea Today ini. Direktur Pemberitaan di Perum LKBN ANTARA ikut memberikan komentar, berikut wawancaranya!
Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Berita Sea Today, Bisnis Telkom Group, Drs. H. Akhmad Munir, Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara, Media PVK, Presiden Direktur Telkom Ririek Adriansyah, Sea Today Kepanjangan Dari Southeast Asia Today, Sea Today milik Telkom Group, Telkom Luncurkan Saluran Berita Sea Today, Welcome Sea Today News, Situs Online Pariwisata Indonesia Terfavorit, Website Pariwisata Indonesia, Destinasi Wisata di Indonesia, Pariwisata di Indonesia, situs pariwisata indonesia, situs budaya indonesia, Umi Kalsum Founder Media PVK
Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara, Drs. H. Akhmad Munir menyambut baik dan mengapresiasi hadirnya TV Sea Today Promosikan Indonesia ke Mancanegara / Foto: Ist

PariwisataIndonesia.id – Sambut Hari Pahlawan 10 November, PariwisataIndonesia.id menurunkan laporan khusus menyoroti peluncuran tv digital “Sea Today” yang sukses mengudara beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, pengamat yang juga praktisi media yaitu Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir menyambut baik dan mengapresiasi upaya yang diinisiasi oleh Telkom Grup.

Hal itu disampaikannya di tengah kesibukan sehari-hari dan padatnya jadwal pekerjaan, pada Kamis (5/11) kemarin melalui sambungan telepon kepada PariwisataIndonesia.id.

Sebelumnya, Presiden Direktur Telkom, Ririek Adriansyah dalam keterangan resminya mengatakan, sesuai arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir kepadanya, dan dalam upayanya menggenjot profit, strategi yang digagasnya adalah mendorong percepatan restrukturisasi modal dan mentransformasi bisnis anak perusahaan.

Salah satunya, kehadiran tv digital “Sea Today” yang digadang-gadang adalah karya anak bangsa untuk mengharumkan nama Ibu Pertiwi ke mancanegara.

Pantauan PariwisataIndonesia.id, Bos Telkom itu baru saja meluncurkan “Sea Today” yang waktunya bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu, 28 Oktober 2020.

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Berita Sea Today, Bisnis Telkom Group, Drs. H. Akhmad Munir, Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara, Media PVK, Presiden Direktur Telkom Ririek Adriansyah, Sea Today Kepanjangan Dari Southeast Asia Today, Sea Today milik Telkom Group, Telkom Luncurkan Saluran Berita Sea Today, Welcome Sea Today News, Situs Online Pariwisata Indonesia Terfavorit, Website Pariwisata Indonesia, Destinasi Wisata di Indonesia, Pariwisata di Indonesia, situs pariwisata indonesia, situs budaya indonesia, Umi Kalsum Founder Media PVK
Ilustrasi gambar dari kiri: Direktur Pemberitaan di Perum LKBN Antara, Drs. H. Akhmad Munir (Kanan) bersama dengan Founder Media PVK Grup, Umi Kalsum (Kiri) / Foto: Ist

Tampilnya TV Sea Today, tentu akan menambah deretan panjang dunia pertelevisian di tanah air yang sekaligus melengkapi tiga entitas kelembagaan berpelat merah lainnya, yaitu RRI, TVRI, ANTARA.

Menurut Akhmad Munir, pihaknya tidak merasa sedang berkompetisi.

“Sea Today menyasar penonton publik internasional yang ditayangkan secara bilingual dan disiarkan di saluran digital berlangganan. Program Telkom Grup itu, tentu tidak berjalan dengan sendirinya,” kata Suami dari Erva Agushinta, dalam pernyataan resminya kepada PariwisataIndonesia.id di Jakarta, Kamis (5/11).

Ayah tiga anak ini juga menilai, “di situ ada TV Interaktif IndiHome, aplikasi UseeTV GO, situs UseeTV.com, aplikasi Maxstream, aplikasi SEA Today, YouTube SEA Today News dan website www.seatoday.com. Pastinya, berbeda dengan pemberitaan yang disasar oleh Antara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA ini juga menjelaskan, program tv itu juga mengedepakan platform digital dan dikemas secara milenial.

“Konten mereka bagus-bagus, menarik dan mendidik. Programnya menayangkan keragaman budaya dan mengulas potensi pariwisata di Indonesia. Sea Today hadir sepertinya ingin merekomendasi berbagai destinasi wisata dan budaya di negeri ini. Kebhinnekaan nusantara yang berbeda suku dan budaya tentunya, menarik minat turis mancanegara untuk datang ke Indonesia.”

Pengamat berzodiak Sagitarius yang sebentar lagi berulang tahun juga meyakini, mengudaranya Sea Today, diduga ingin menduniakan Pariwisata Indonesia.

“Kehadirannya, juga berperan dalam mengglobalkan dunia pariwisata kita. Sebab kita tahu, Indonesia memiliki banyak tujuan destinasi wisata yang cantik dan begitu indahnya yang alamnya terbentang dari Sabang sampai Merauke.”

Akhmad Munir menambahkan, selain Indonesia merupakan negara kepulauan dan berlimpah ruah kekayaan alamnya. Mulai dari hutan, laut, gunung sampai danau dan masih banyak lagi lainnya.

Namun, wisata alam terpopuler di Indonesia, tak melulu hanya ada di Bali, Borobudur dan Pulau Komodo. Untuk itu, katanya, Pemerintah mesti mendorong lebih banyak lagi mengenalkan objek wisata yang patut di jelajahi.

Praktisi media ini juga menyinggung soal penyajian Sea Today, katanya menyuguhkan kemasan kekinian, lebih populer dan mengadopsi zaman.

Program Sea Today, lanjutnya, relatif mudah dicerna karena menayangkan promosi-promosi kepariwisataan di Indonesia menyasar pasar global. Ditambahkannya, Sea Today di masa depan bakal berpotensi bagus.

“Akan lebih baik lagi bila jaringan Sea Today penetrasinya masuk ke jaringan internasional dengan memproduksi konten-konten yang menghadirkan budaya lokal nusantara yang serba orisinil.”

Hal lain yang disampaikannya, pariwisata tidak melulu senang-senang dan hura-hura.

“Pelancong mancanegara juga suka akan hal-hal yang orisinalitas. Tawarkan pariwisata berkonsep alam seperti hutan, keindahan bawah laut dan hal-hal lain yang tidak dimiliki oleh negara lain.”

Jurnalis senior kelahiran Sumenep ini, juga menawarkan pariwisata alternatif bagi turis mancanegara untuk jelajah wisata Alas Purwo.

“Dorong pariwisata alternatif, kenalkan wisata jelajah hutan Alas Purwo. Meski terkesan angker dan memiliki kesan magis, sebenarnya Alas Purwo merupakan tempat menarik untuk berwisata yang juga paling diminati turis mancanegara.”

Menggelitik rasa ingin tahu PariwisataIndonesia.id, berusaha untuk menemukan jawaban dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terkait dua kata “Alas Purwo”, sayangnya tak menemukan padanan yang dirasa pas.

Tetapi, menilik kamus Bahasa Jawa, kata “Purwo” diartikan “kawitan atau permulaan”. Bila demikian, keseluruhan terjemahan dari “Alas Purwo” sepertinya memiliki maksud “hutan pertama” atau “hutan tertua di Pulau Jawa”.

Sementara itu, masyarakat Banyuwangi sendiri beranggapan menjelajah Alas Purwo terbilang cukup anker. Alasannya, karena tempat itu dikeramatkan. Banyak pula, cerita-cerita mistis bersebaran seperti penampakan mahluk ghaib dan sejenis itu.

“Orang-orang bule paling menyukai hal-hal yang berbau mistis atau takhayul, loh!” ujar Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA, Akhmad Munir.

Sebelum menutup wawancara, PariwisataIndonesia.id bertanya satu hal.

Apakah Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA bersedia jika diajak partnership dalam memajukan Sea Today?

“ANTARA selalu terbuka untuk peluang kerja sama kepada siapa saja. Apalagi, TV Sea Today juga sejalan dengan misi Pemerintah dalam memberitakan kabar baik Indonesia. Silakan, ANTARA dengan senang hati siap membantu,” imbuhnya.

Di akhir keterangannya, ia juga mengajak pembaca PariwisataIndonesia.id, “Tv Sea Today mempromosikan Indonesia ke mancanegara, mari didukung,” pungkasnya.

Bersambung ke halaman berikutnya
Profil Akhmad Munir  >>>  Hal. 2