PariwisataIndonesia.id – Badan Narkotika Nasional disingkat BNN Republik Indonesia melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk pegawai yang berlangsung tiga hari mulai hari ini, di Kantor Pusat, Jl. MT. Haryono No.11, Cawang, Jakarta, pada Selasa (16/3).
Baca juga : Kepala BNN Petrus Golose Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba
Tercatat, sebanyak 1600 pegawai BNN yang terdiri dari personel BNN pusat, BNN Provinsi DKI Jakarta, BNNK Jakarta Timur, BNNK Jakarta Selatan, dan BNNK Jakarta Utara wajib mengikuti kegiatan vaksinasi massal tersebut.

Pemberian vaksinasi Covid-19 untuk BNN di tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten lainnya, diberikan menyesuaikan jadwal Dinas Kesehatan setempat.
Para tenaga kesehatan untuk pelaksana vaksinasi Covid-19 tahap pertama, terdiri dari dokter dan perawat di lingkungan BNN pusat, BNNP DKI, dan BNNK di wilayah DKI Jakarta. Selain itu, turut melibatkan sejumlah tenaga medis dari Rumah Sakit Omni Pulomas.
Seluruh rangkain dalam pelaksanaan vaksinasi menerapkan protokol kesehatan ketat, harus melewati empat tahapan. Langkah pertama, peserta menuju meja yang dikhususkan untuk pendaftaran dan verifikasi data.
Tahap ini, penerima vaksin berdasarkan kesesuaian identitas diri atau nomor induk kependudukan (NIK); dan melengkapi informed consent atau lembar persetujuan untuk dilakukannya vaksinasi Covid-19.
Tahap kedua, tim medis menerapkan screening ketat guna memastikan bagi penerima vaksin termasuk dalam kriteria yang boleh divaksinasi. Dilakukan pengecekan lengkap, seperti kondisi umum (KU) pasien, termasuk riwayat penyakit.
Sejumlah kriteria pegawai yang tidak diperbolehkan menerima vaksin covid-19, seperti: Dalam kondisi hamil; memiliki riwayat hipertensi tidak terkontrol; penyakit diabetes yang tidak terkontrol; dan terinfeksi virus Covid-19 di 3 bulan terakhir ini.
Berikutnya tahap ketiga, yakni ruang suntik vaksin Covid-19. Di sini, peserta akan di “evaluasi post vaksinasi”, yakni peserta yang baru saja disuntik vaksin Covid-19 harus menunggu selama 30 menit.

Tahapan ini, tim medis bekerja lebih ketat lagi dan penuh seksama dengan meneliti sekaligus memantau juga memastikan tidak terdapat reaksi yang disebut sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Terakhir, usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut, ditutup dengan pemberian kartu dan memperoleh sertifikat telah divaksin Covid-19 tahap pertama.
Pemberian vaksinasi massal ini penting sebagai langkah cepat pembentukan herd immunity atau kekebalan komunal agar pandemi segera berakhir. Selain itu, memberikan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, secara khusus di lingkungan kepegawaian BNN.
Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, sekaligus ditandai serentak di lingkungan BNN secara nasional. Petrus Golose mengingatkan, ini vaksin tahap pertama yang akan diikuti vaksin kedua.
Pegawai diimbau tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan, hingga menjaga jarak. Sekalipun sudah divaksin tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Melansir laman BNN, vaksinasi Covid-19 tahap kedua, direncanakan tiga minggu usai vaksinasi tahap pertama ini.





































Leave a Reply