Presiden Jokowi: Sikap Pemerintah Tegas, Tak Ada Kompromi Terhadap Intoleransi

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Trippers, Indonesia Traveler, PT Prima Visi Kreasindo, Media PVK Grup, MEDIA KEBUDAYAAN NUSANTARA,MEDIA LAWAN VIRUS CORONA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA, MENGENAL SITUS SEJARAH NUSANTARA, MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI INDRAWATI, UMI KALSUM FOUNDER DAN CEO PVK GRUP,WEBSITE PARIIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA, Menteri Koordinator Luhut B. Pandjaitan, PARIWISATA BALI BANGKIT,PARIWISATA DI BALI, destinasi super prioritas, destinasi wisata di medan, Danau Toba,10 SITUS MEDIA PVK GROUP,10 SITUS ONLINE PARIWISATA INDONESIA, PRESIDEN JOKOWI, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA IR. JOKO WIDODO, Indonesia Maju
Jokowi: Sikap Pemerintah Tegas Tak Ada Kompromi Terhadap Intoleransi (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak akan berkompromi dengan sikap intoleransi dalam beragama karena merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga :  Revolusi Industri 4.0, Jokowi: Indonesia Menuju 10 Besar Kekuatan Ekonomi Global

Hal tersebut, disampaikan Kepala Negara saat memberikan sambutan secara virtual dari Istana Negara pada Peresmian Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis (8/4).

“Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan bhinneka tunggal ika,” tegas Presiden Jokowi.

Sebagaimana diketahui, di saat semua elemen masyarakat bekerja keras untuk menangani pandemi, beberapa waktu lalu kita dikejutkan oleh aksi terorisme. Menurut Presiden, tindakan tersebut lahir dari cara pandang yang keliru yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama.

“Jelas ini merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Presiden.

Baca juga :  Eksibisi Terkemuka Dunia untuk Teknologi Industri, Hannover Messe 2021: Indonesia, Official Partner Country

Dalam acara tersebut, Jokowi meemastikan berkomitmen penuh dan kembali menegaskan sikap pemerintah, tidak berkompromi terhadap intoleransi. Pada kesempatan yang sama, sekaligus mengajak PKB kiranya turut berperan menyemai nilai-nilai moderat dan menebarkan toleransi beragama.

Baca Juga :  Hari Raya Idul Fitri 1442-H, Jokowi: Larangan Mudik Cegah Penyebaran Covid-19, Menhub Bergerak Cepat dan Kemenparekraf Ikut Mengamini

“Saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, tawassuth, tawazun, terus menebarkan toleransi beragama, menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarsesama sehingga radikalisme, terorisme, tidak ada lagi di negara yang kita cintai Indonesia,” ucap Ir. Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia.

Untuk diketahui, Mukernas dan Munas Alim Ulama PKB kali ini dibuka secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara dan diikuti secara virtual dari Hotel Kempinski, Jakarta.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut, yakni: Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.