Rencana Mal Buka, APPBI DKI Respon Positif

Rencana Mal Buka, APPBI DKI Respon Positif

Ketua APPBI DKI Ellen Hidayat wajibkan SOP dan protokol kesehatan

Rencana berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 4 Juni 2020 mendatang, pihak mal di Jakarta bersiap diri lakukan persiapan. Direspons positif oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI bila benar secara resmi dibuka aktivitas mal akan menyiapkan standar prosesur operasional dan protokol kesehatan.

APPBI DKI sudah merencanakan Standard Operating Procedure (SOP) dan tentunya berpijak kepada standar kesehatan, kenyamanan serta kepercayaan pengunjung. Ketua APPBI DKI Ellen Hidayat mengatakan itu kepada wartawan Bisnis.com, Selasa (19/5/2020).

Disebutkan Ellen nantinya di semua akses pintu masuk mal akan disediakan thermometer pengukur suhu tubuh. Selain itu, semua karyawan mal dan karyawan tenant serta pengunjung wajib memakai masker.

“Semua karyawan mal dan tenant memakai bahan pelindung tubuh yang wajar sesuai dengan karakteristik jenis industrinya. Disiapkan hand sanitizer di beberapa akses dan juga area yang menjadi area umum,” Ellen Hidayat, Ketua APPBI DKI.

Beberapa mal, yang areanya memungkinkan, diharapkan menambah wastafel di beberapa lokasi. Selain itu ditegaskan pada pengelola mall atur jarak dan diberikan tanda agar konsumen patuhi tata cara social distancing saat antrean baik itu di lift travelator maupun eskalator dan area lainnya.

Pariwisata Indonesia, Protokol Kesehatan di Mal Social Distancing

Protokol Kesehatan saat Mal dibuka terapkan Social Distancing. Foto: Kantor Berita Antara

Begitu juga terhadap para tenant, diwajibkan untuk mengatur tata cara agar ada social distancing sesuai dengan kategori bisnis yang dijalankan.

“Kami pun lebih rinci lagi, sampai soal pengaturan tempat duduk di area food court dan para tenant F&B diminta untuk patuhi dan lakukan re-arrange peletakan meja dan kursi sehingga ada jarak,” ujar Ellen.

Pihak pengelola mal harus menjaga dan meyakinkan pengunjung karena ini bicara trust, mereka masih diharuskan melakukan disinfectant rutin terhadap area-area mall, misalnya di area entrance, toilet, eskalator, lift dan area lainnya.

Baca Juga:  60 Mal Usai PSBB, Boleh Jualan Lagi 5 Juni

Pihak APPBI DKI menyampaikan bahwa Asosiasi Pengelola Mal tidak pernah berencana untuk melakukan pembatasan usia pengunjung ataupun melakukan diskriminasi usia bagi pengunjung.

Selama PSBB berlangsung hampir 2 bulan ini, semua masyarakat sudah menyelami dan mengetahui berbagai cara untuk menjaga kesehatan bagi semua keluarga masing-masing. “Maka tidak diperlukan lagi adanya batasan yang terkait usia,” ujar Ellen.

Sebelumnya secara terpisah, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan kepada wartawan CNBC Indonesia, Jumat (8/5). Ditanyakan wartawan soal sikap Apindo pada skenario dibukanya aktivitas ekonomi seperti pembukaan mal di Jakarta usai PSBB.

Ia menjelaskan, saat ini memang perlu langkah realistis untuk menggerakkan ekonomi kembali di tengah pandemi yang sudah berjalan hampir 3 bulan di Indonesia.

“Kita harus realistis, tidak bisa terlalu lama menunggu isolasi tanpa melakukan aktivitas sama-sekali, tanpa kita melakukan aktivitas maka kondisi akan jauh lebih buruk,” Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Apindo.

Kondisi mal di Jakarta saat tutup karena kebijakan PSBB, ilustrasi gambar instagram@soulofjakarta.

View this post on Instagram

Sobat Souja! Merebaknya wabah Corona telah berdampak pada sejumlah sektor perekonomian, utamanya mal atau pusat perbelanjaan di DKI Jakarta. Social Distancing pun digaungkan dengan harapan dapat memutus mata rantai penyebaran virus. Lantas mal apa saja? Simak yuk! 1. Kota Kasablanka Pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan ini baru akan menutup operasional mulai 23 Maret – 05 April 2020. Namun masih ada beberapa area yang dibuka, diantaranya Lower Ground (LG) dan ATM Center lantai 2. 2. Lippo Mal Puri Tim manajemen menyatakan jika penutupan dilakukan mulai tanggal 27 Maret – 9 April 2020. Namun demikian, penutupan ini tidak berlaku untuk toko yang melayani kebutuhan dasar seperti supermarket, bank, apotek, toko perkakas dan restoran. 3. Central Park Central Park yang berada di kawasan Jakarta Barat ditutup sementara mulai 23 Maret – 05 April 2020 untuk CGV, Inul Vizta Karaoke, Rise, Fun World dan Zen-O R. 4. Senayan City Sebanyak lima outlet mengalami penutupan sementara mulai 23 Maret sampai dengan 05 April 2020, antara lain Senayan City XXI, Meiso Reflexology, Q Billiard, Lollipops Playland and Cafe, serta Rabbithole KTV. 5. Plaza Indonesia Tim manajemen Plaza Indonesia memutuskan untuk membuka secara terbatas beberapa outletnya, diantaranya Century, Guardian, GNC, Natural Farm dan semua ATM ditutup sementara waktu hingga 03 April 2020. 6. Summarecon Mall Bekasi Menginformasikan bahwa sebagian gerai ditutup mulai 25 Maret sampai dengan 07 April 2020. Khusus supermarket dan gerai farmasi seperti Watson, Guardian, Century dan The Food Hall tetap buka. #sobatsouja #mallyangtutup #cegahcorona #covid19 #malldijakarta

A post shared by Soul of Jakarta (@soulofjakarta) on

Kondisi mal di Jakarta saat belum dilakukan PSBB, ilustrasi gambar instagram@aulianita.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )