Lagu Daerah Sumatera Barat, Berikut Lirik Lagu Tak Tong Tong dan Badindin

PARIWISATA INDONESIA,BERITA PARIWISATA INDONESIA, KANTOR MEDIA PVK GROUP, MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GRUP,MENTERI PERHUBUNGAN BUDI KARYA SUMADI, SITUS PARIWISATA INDONESIA, SITUS PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020, SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA, WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT,WEBSITE PARIWISATA TERFAVORIT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA, Umi Kalsum Founder PVK Grup,Pemprov Sumbar, lagu sumatera barat, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Novrial Rajo Mangkuto, Novrial Sumatera Barat, Berjasa Bikin Sumbar Mendunia, Novrial Rajo Mangkuto, Lagu Daerah Sumatera Barat Tak Tong Tong

PariwisataIndonesia.ID – Lagu daerah di Indonesia merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan, khususnya bagi generasi penerus bangsa, sekaligus ikut mencerminkan nilai kebudayaan dan adat istiadat setempat.

Sobat Pariwisata Indonesia, lirik pada lagu-lagu daerah di Indonesia juga banyak mengandung petuah ataupun pesan-pesan untuk menanamkan semangat patriotisme serta bercerita tentang keindahan alam nusantara.

Sangat menjadi wajar, bila setiap musik dan lirik pada lagunya disesuaikan dengan bahasa daerah tertentu, sehingga bisa dipastikan lagu daerah di 34 Provinsi di Indonesia memiliki keunikan budaya yang satu sama lainnya tak mungkin pernah sama.

Artikel kali ini mengajak pembaca www.pariwisataindonesia.id untuk bersama-sama menggalakkan kembali “Budaya Indonesia”, khususnya lagu daerah dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

“Tak Tong Tong” dan “Badindin” adalah dua judul lagu yang berasal dari suku Minang, Sumbar.

Mengawalinya kita mulai dari lagu “Tak Tong Tong”, yang saat diperhatikan secara seksama, tak ubahnya seperti pantun, dan diistilahkannya “Rima aba b” atau “a-b-a-b”, yaitu salah satu unsur intrinsik puisi berupa pengulangan bunyi yang berselang.

Rima istilah yang tak asing bagi mereka yang berkecimpung di dunia penulisan kreatif. Baik puisi, pantun, syair, maupun jenis karya seni lainnya agar terdengar indah dan menarik.

Sementara itu, lagu “Tak Tong Tong” dipopulerkan oleh Oslan Husein di era 50-an, yang kemudian banyak dinyanyikan kembali oleh penyanyi-penyanyi pop minang.

Lagu ini menceritakan tentang nasehat kepada seseorang yang akan menjalani kehidupan, dia diminta untuk tetap selalu waspada.

Menariknya, alih-alih lagu “Tak Tong Tong” berbentuk “petuah”, irama musiknya atau setiap ketukan pada lagunya itu malah berbanding terbalik, yakni bernada riang-gembira.

Sebelum nonton, jangan lupa subscribe channel YouTubenya, ini ya!

Bagaimana, seru dan asyik bukan?

Pasti sudah penasaran dan tak sabaran untuk mencari tahu lirik lagu “Tak Tong Tong”. Tertarik untuk menyanyikan lagu ini, Sob?

Berikut Lirik Lagu Tak Tong Tong dan Badindin

Lirik Lagu Tak Tong Tong

Tak tong tong galamai jaguang
Tagunda-gunda ka cambuang basi
Jan suko duduak bamanuang
Urang pamanuang jauah rasaki
Jan suko duduak bamanuang
Urang pamanuang jauah rasaki

Tak tong tong galamai jaguang
Tagunda-gunda ka cambuang basi
Hati-hati urang dikampuang
Buayo lalok jan sangko mati
Hati-hati urang dikampuang
Buayo lalok jan sangko mati

Tak tontong galamai jaguang
Tagunda-gunda ka cambuang basi
Badan liek ka tukang tanuang
Bana juo nan kato mimpi
Badan liek ka tukang tanuang
Bana juo nan kato mimpi

Tak tong tong galamai jaguang
Tagunda-gunda ka cambuang basi
Iyo juo nan kato anduang
Usah picayo jo muluik manih
Iyo juo nan kato anduang
Usah picayo jo muluik manih

Lirik Lagu Badindin

Lirik Lagu Badindin:
Balari lari bukannyo kijang
Pandan tajamua di muaro
Kami manari basamo samo
Paubek hati dunsanak sadonyo

Ikolah indang oi Sungai Garinggiang
Kami tarikan basamo samo
Sambuiklah salam oi sambah mairiang
Pado dunsanak alek nan tibo

Bamulo indang ka ditarikan
Salam bajawek (ondeh) ganti baganti
Lagu lah indang kami nyanyikan
Supayo sanak (ondeh) basuko hati

Dindin badindin oi dindin badindin
Dindin badindin oi dindin badindin

Di Batu Basa oi Aua Malintang
Di sinan asa nagari kami
Kami tarikan oi tarinyo indang
Salah jo jangga tolong pelok’i

Kabekkan jawi di tangah padang
Baoklah pulang (ondeh) di hari sanjo
Kami manari jo tari indang
Paubek hati (ondeh) urang basamo

Dindin badindin oi dindin badindin
Dindin badindin oi dindin badindin

Baralah tinggi oi si buruang tabang
Panek malayok ka hinggok juo
Banyak ragamnyo oi budayo datang
Budayo kito kambangkan juo

Dari lah Solok nak ka Salayo
Urang lah Guguak (ondeh) pai ka pakan
Ambiak nan elok jadi pusako
Sado nan buruak (ondeh) kito pelokkan

Dindin badindin oi dindin badindin
Dindin badindin oi dindin badindin
Dindin badindin oi dindin badindin
Dindin badindin oi dindin badindin

Badindin merupakan judul lagu dari Tanah Minang yang sangat mengemuka yang dipopulerkan oleh Tiar Ramon, ia adalah seorang penyanyi legendaris pada tahun 1980-an.

Lirik lagunya lebih menjurus kepada salam-salam atau saling menyapa, dan keberadaan lagunya, juga kerap disandingkan untuk mengiringi Tari Indang (Dindin Badindin, red).

Selain hal tersebut, lagu ini juga bercerita tentang penyambutan terhadap tamu yang datang pada suatu perayaan adat ataupun budaya yang ada di Minangkabau atau dapat pula dimaknai sebagai permintaan maaf tuan rumah kepada kepada tamu yang hadir, jika seandainya ada kesalahan yang membuat mereka tidak nyaman selama perhelatan.

Tak hanya itu, lagu ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Sumbar agar selalu menjaga budaya aslinya atau leluhurnya, meskipun budaya di luar jauh lebih berkembang pesat.

Bila menilik pesan moralnya lebih jauh, secara universal maka lagu ini menjadi sebuah pesan ajakan kepada sesama manusia untuk diminta dapat saling bertegur sapa agar tercipta keakraban antar sesama.

Setali tiga uang, menyoroti pesan moralnya, persis serupa dengan yang ada di “Tak Tong Tong” tetap bernada “petuah”, namun irama musiknya atau setiap ketukan pada lagunya itu malah berbanding terbalik, yakni bernada riang-gembira.

Selepas menyaksikan dua video tadi, keren bukan?

Lagunya tak cuma menghentak, malah lebih jauh dari itu, mampu membuat seisi badan merasa seperti terpanggil untuk ingin bergerak-gerak, tak terkecuali kepala pun berasa mau manggut-manggut.

Sobat Pariwisata Indonesia, kedua lagu ini sangat cocok dipentaskan secara berkelompok, loh!

Semoga artikel ini dapat membantu dalam mengenal dua lagu daerah asal Provinsi Sumbar, dan jangan lupa, semakin kita bangga dengan kekayaan lagu daerah, maka akan selalu lestari lagu daerahnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat:
Setda (Kantor Gubernur) : (0751) 31401 – 31402 – 34425
Dinas Komunikasi dan Informatika : (0751) 8971361
Jl. Pramuka Raya No. 11 A Belanti, Padang
email : diskominfo@sumbarprov.go.id
Fax: Telp: (0751) 31401 – 31402 – 34425, Jl. Pramuka Raya No. 11 A Belanti, Padang
Website: pariwisata.padang.go.id

Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat
Jl. Khatib Sulaiman No. 7. Kota Padang
Website: pariwisata.padang.go.id

× Hubungi kami