Mau Berpetualang di Negeri Dongeng? Yuk, ke Danau Kaco!

PARIWISATA DI INDONESIA,DANAU KACO,PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA 2022,MEDIA PVK GROUP,PT PRIMA VISI KREASINDO,UMI KALSUM FOUNDER DAN CEO MEDIA PVK GROUP,SITUS PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,JELAJAH DANAU KACO YANG BERADA Di Dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat Provinsi Jambi,ALAMAT DANAU KACO,LOKASI DANAU KACO DI MANA,LIBURAN DI INDONESIA SAJA
Ilustrasi gambar: Adventure ke Danau Kaco di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Provinsi Jambi. (Foto: Media PI/Dok. Instagram @islamicbackpacker)

Halo, Petualang!

Buat lo yang punya hobi adventure, menjelajah ke tempat-tempat baru emang enggak ada bosannya. Apalagi kalo di tempat tersebut lo bisa ketemu ‘amazing-thing’ yang enggak ditemuin di tempat lain. Contohnya, Danau Kaco.

Danau Kaco merupakan sebuah tempat yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Danau ini terletak di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Perjalanan menuju danau ini emang cukup panjang. Lo harus menempuh perjalanan sekitar 11 sampai 12 jam dari pusat Kota Jambi menuju Desa Lempur, dilanjutkan trekking sekitar 3 hingga 5 jam. Tapi semua usaha lo tadi pasti bakal terbayar saat melihat kemolekan Danau Kaco ini.

Luas danau ini, sih, enggak seberapa, hanya sekitar 90 meter persegi. Tapi, jangan tanya kedalaman danau ini, ya, Gaes.

Karena sampai sekarang, belum ada ukuran pastinya. Konon, setiap penyelam yang mencoba menggapai dasar danau akan kehabisan oksigen sebelum menyelesaikan misinya. Kebayang, dong, kedalamannya?

Meski dasarnya belum pernah dicapai, tapi Danau Kaco memiliki air berwarna biru yang jernih seperti kaca, Gaes. Unik banget, kan? Saking jernihnya, lo pun bisa ngeliat ikan-ikan yang lagi berenang di dalam danau ini, loh!

Air jernih Danau Kaco makin lengkap dengan pohon-pohon berdaun rimbun yang tumbuh di sekelilingnya laksana permata biru di tengah hutan hijau. Atmosfernya pun benar-benar membuat lo serasa berada di Negeri Dongeng.

Keindahan Danau Kaco enggak cuma berhenti di situ aja, Gaes.

Dari pengalaman para wisatawan di malam bulan purnama, danau ini akan bersinar karena memantulkan cahaya bulan.

Saking terangnya, sampai-sampai pengunjung yang camping enggak memerlukan penerangan tambahan dari api atau lampu. Keren, kan?

Tapi konon, keeksotisan Danau Kaco menyimpan kisah tragis, Gaes!

Ceritanya bermula dari seorang penguasa bernama Raja Gagak memiliki anak bernama Putri Letak Melintang.

Dikisahkan, kalo Putri Letak Melintang punya paras cantik jelita yang membuat para pemuda dan pangeran berebut ingin mempersuntingnya.

Kemudian, sang raja ini meminta pemuda dan pangeran yang ingin meminang anaknya harus membawakan emas, intan, dan berlian sebanyak-banyaknya.

Sebenarnya ada beberapa versi ending dari kisah yang sudah melegenda di balik Danau Kaco yang mempesona ini, Gaes. Salah satunya adalah tentang keserakahan Raja Gagak.

Buntut dari sosoknya yang tamak itu, Raja Gagak jadi bingung sendiri saat akan menentukan suami untuk putrinya.

Ujung-ujungnya, nih, dia membawa lari Putri Letak Melintang dan seluruh harta dari seserahan yang telah diterimanya.

Selepas itu, Raja Gagak memutuskan untuk menenggelamkan putri dan semua harta yang dibawanya ke dalam Danau Kaco.

Karena legenda tersebut, tak sedikit masyarakat setempat yang meyakini sampai sekarang, bahwa emas, intan, dan berlian yang menjadikan Danau Kaco ini bersinar. Bahkan, -kisah ini pun masih konon- seluruh harta berharga itu masih ada di dasar Danau Kaco.

Nah, buat yang kepo dengan legenda di balik Danau Kaco dan biar enggak bikin lo penasaran, segera masukin jelajah danau ini ke dalam itinerary saat berlibur di Kota Jambi.

Melalui artikel ini pula, sekaligus mengajak pada kita semua untuk turut terlibat dalam upaya membangkitkan Pariwisata Indonesia menggeliat kembali dan sektor pariwisata bisa menjadi tuan di negeri sendiri.

Yuk #LiburandiIndonesiaAja, dan gue juga mengucapkan selamat berpetualang ke destinasi wisata alam yang satu ini. Dijamin, lo bagaikan ada di Negeri Dongeng, Gaes! (Anita)

Pewarta: Anita Basudewi Simamora
COPYRIGHT © PI 2022

× Hubungi kami