Tips Liburan ala Backpacker, Cobain Yuk!

honeymoon backpaker, pariwisata indonesia

Beberapa lokasi pariwisata di Tanah Air berangsur mulai buka. Saat berlibur di tengah situasi PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi, dan pandemi belum berakhir. Tetap lakukan untuk terapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, dan biasakan bawa hand sanitizer dan pakai masker.

Ingin rasanya lekas liburan. Lepaskan kejenuhan. Bosan di rumah. Misal, ternyata kantor wajibkan untuk masuk, kampus dan sekolah mulai kembali aktif. Masih tersisa waktu buat liburan cuma dua sampai tiga hari? Cobain pilihan berlibur ala backpacker. Keren!

Memutuskan liburan bersama pasangan dengan cara backpacker, sensasinya akan makin-makin. Nah ada syarat utama lakukan liburan cara backpacker, mau bersusah-susah. Dan berjiwa petualang. Penyuka backpacker kebanyakan wisata dengan trip budget minim. Berlibur ala backpacker kebanyakan dilakukan journalis.

Liburan Backpacker, pariwisata indonesia
Berlibur cara backpacker / Foto: Shutterstock

Liburan ala backpacker jadi tren milenial zaman now. Liburan backpacker, digemari karena hemat budget.

Backpacker, pariwisata indonesia
Liburan ala backpacker / Foto: PicJumbo

Tapi supaya liburan tetap nyaman jangan jadi backpacker asal-asalan, asal-asal jadi bad mood dan liburan malah berantakan. Redaksi membagikan 6 tips liburan ala backapacker. Cobain yuk?

Pertama, tetapkan target liburan backapacker

Lokasi target harus tepat. Salah perhitungan budget tekor. Semua dipastikan:

Nominal budget berlibur, angkanya harus disiplin. Tidak kurang. Lebih malah disarankan untuk jaga-jaga.

Waktu berangkat dan kembali.

Berapa jumlah peserta trip.

Berapa banyak lokasi trip.

Tentukan titik-titiknya, bawa map atau peta.

Semua akses hingga sesuatu yang terburuk, direncanakan matang.

Ingat, budget yang dimiliki terbatas, kamu diharuskan bijaksana.

Pastikan semua terukur, cari tempat wisata yang jaraknya mudah dijangkau dan tak menguras kantong.

Ilustrasi gambar instagram@catatanbackpacker.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Travel Blogger | Ashari Yudha (@catatanbackpacker) on

Kedua, pilih penginapan dan tiket harus ‘murmer’

Cari semua dengan kode murmer (murah meriah). Dapatkan promo-promo penginapan dari aplikasi daring. Bisnis pariwisata dalam menjaring pelanggan menggunakan platform digital. Semua ada dalam satu genggaman. Referensi aplikasi jasa travelling banyak banget. Lakukan pemesanan dari aplikasi yang sedikit keluhan dan tersedia banyak fitur. Makin banyak pengguna dimanjakan dan service memuaskan, dijamin paling direkomendasikan. Seperti:

tiket.com

pegipegi.com

traveloka.com

airyrooms.com

trivago.com

booking.com

tripadvisor.com

hotels.dom

reddoorz.com

Tentunya masih banyak aplikasi lain. Dapatkan penginapan dan tiket pesawat/kereta api/kapal laut yang menawarkan paling bagus dalam discount. Booking dari aplikasi, setelah itu konfirmasikan ke penginapan dan penyedia maskapai/kereta api/kapal laut.

backpaker, pariwisata indonesia
Tips berlibur ala backpaker / Foto: Stocksnap.io

Sampaikan kepada para pihak, waktu liburan dan pilihan fasilitas kamar mau seperti apa. Lalu catat waktu konfirmasinya, berikut personal yang terima dan bicara tadi. Buat maskapai/kereta api/kapal laut umumnya mendekati keberangkatan. Mendapatkan nomor duduk dan semua fasilitas lain baru dapat dekat-dekat hari ‘H.’

Bagus juga nih, baca-baca review dari tamu penginapan. Klik google dan sebutkan penginapan murah di lokasi liburan yang jadi target. Sudah, ada yang bikin kamu tertarik dan masuk kategori murmer? Langsung telpon, tanyakan paket promo apakah tersedia.

Penutup dalam tips kedua, berburu tiket pesawat/kereta api/kapal laut dan penginapan wajib jauh-jauh hari. Tips ini penting, akan ada banyak promo yang bisa kamu dapatkan jika mencarinya dalam waktu yang panjang. Ilustrasi gambar instagram@backpackerjakarta.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BACKPACKER JAKARTA (@backpackerjakarta) on

Tiga, penginapan ada di tengah kota

Ke manapun tujuan berliburnya, pastikan penginapan letaknya di tengah kota. Penting banget, buat hemat budget transportasi. Penginapan yang letaknya di tengah kota, akan banyak dilewati moda transportasi publik.

Dan mempermudah akses dari airport/stasiun menuju ke penginapan. Alasan lain adanya kepastian kendaraan dan keliling banyak pilihan transportasi yang lewat depan penginapan.

Empat, lupakan koper bawa ransel

Liburan ala backpacker tidak membutuhkan koper besar, bikin susah sendiri. Daripada bawa koper, lebih baik membawa ransel, praktis. Tapi ingat, jangan membawa ransel terlalu besar. Pilih ransel berukuran sedang tidak melebihi kemampuan kamu untuk membawanya, berat! Ilustrasi gambar instagram@backpackertampan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Tampan | Bali (@backpackertampan) on

Lima, bawa baju-baju yang praktis

Bye bye maxi skirt atau gaun peplum blouse. Buat pasangan backpacker sedang berbulan madu, bayangan romantis dengan senangi pasangan pakai gaun cantik dan berpakaian formal. Ada gaun malam. Bawa pakain dalam sexi dan bikin pasangan jadi bergairah. Hehehehe, harap dilupakan! Liburan backpacker kamu bukan berbulan madu yang akan banyak di kamar. So, lupakanlah.

Romanstis tetap ada, disini sensasinya. Backpacker tidak akan menyusahkan diri, baju-baju tadi cuma bikin ribet. Isi ransel bikin tambah berat. Ransel sejak awal dan pulang, ya cuma ransel itu. Ransel menemani selama berlibur. Pastikan semua nyaman di badan. Wajib praktis. T-shirt dan celana jeans, celana ‘mutung’ jadi andalan pecinta backpacker.

backpaker, pariwisata indonesia
Pariwisata Indonesia ala backpaker / Foto: pesona.travel.com

Enam, pakai sneakers dan bawa sandal gunung

Ciri khasnya backpacker terlihat jelas dari alas kaki. Liburan banyak berjalan kaki, naik dan kadang menuruni anak tangga. Alas kaki yang mewah menjadi pusat perhatian.

Pesan Redaksi Pariwisata Indonesia dan saran ini tolong diperhatikan. Rencana liburan menggunakan backpacker, prioritaskan faktor keamanan diri. Tidak melakukan trip saat dini hari.

Pasangan dan peserta backpacker harus sudah dikenal. Ikutan backpacker diajak komunitas, pastikan dulu, siapa mereka. Makin banyak pendapat orang mengatakan bagus, komunitas dijamin amanah. Dan bagi kamu yang berlibur cara backpacker sendiri, sikap waspada harus No 1. So, mau cobain backpacker?