Pariwisata Indonesia, Putu Bambu Sudi Mampir
Jajanan “Putu Bambu Sudi Mampir” rasa manisnya nano nano dan lumeran gulanya sungguh bikin ngeces dijamin pecah di tenggorakan yang selalu rindu ingin coba lagi dan terus lagi

3 Jajanan Khas Kota Medan Bikin Ketagihan dan Wajib Dicoba, Bisa yang Ketiga Rasanya Pasti Wow

3. Kue Jadoel di Restoran Tiptop

Belum ke Medan namanya bila belum mencicipi dan bersantap di tempat kuliner satu ini yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.92.

Penyematan tersebut bukanlah tanpa tedeng aling-aling, pasalnya restoran bergaya ala tempo dulu ini kental dengan suasana “kolonial” termasuk menu-menu yang disajikan yang wajib untuk dicoba, apalagi makan di tempat asalnya, sudah tentu menghadirkan rasa sensasi tersendiri.

Wow, banget deh!

Menilik tahun berdirinya restoran ini sudah ada sejak zaman Pemerintahan Jepang tahun 1929. Lalu beralih nama menjadi “Jang kie” sesuai nama pemiliknya, sebab di zaman itu Sobat Pariwisata, nama “Tip Top” dianggap berbahaya karena menggunakan bahasa Inggris.

Mulanya dijadikan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang Belanda untuk menyantap sarapan atau sekedar minum secangkir kopi di pagi hari.

Seiring waktu hingga melesat selepas proklamasi kemerdekaan Indonesia, restoran ini kembali berganti ke nama semula, yakni “Tip Top” dan mulai dikunjungi oleh penduduk lokal dan perlahan menu-menu masakan lokal jenisnya pun makin beragam.

Selain itu, tempat jajanan ini juga terkenal akan tungku masaknya yang masih terbuat dari batu dengan konsep pembakarannya masih menggunakan kayu bakar yang diperoleh dari perkebunan milik Tip Top sendiri.

Bila mengulik tahun pembuatannya, jangan terheran-heran, ya? Tahun 1934, wow!

Oh ya, Sob! Tungku ini masih terlihat sangat kokoh dan kuat sampai sekarang, dan dikelola oleh generasi ketiganya yang akrab disapa “Pak Kus”, jangan lupa mampir ke toko ini, ya! (Rizky)