5 Kuliner khas Jakarta

soto betawi

Selain destinasi wisata yang ada di Jakarta, provinsi ini juga memiliki kuliner yang layak untuk kamu tahu, apalagi kamu yang gemar berwisata kuliner. Namun bulan ramadhan tahun ini terasa begitu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa tahun ini, dilaksanakan di tengah pandemi virus Covid-19 yang masih melanda Indonesia khususnya dan Dunia pada umumnya.

Berbagai himbauan agar tetap menjalankan ibadahnya dikerjakan di rumah saja. Ada baiknya buat kamu yang sedang menjalankan ibadah puasa, menyimak beberapa kuliner khas dari Jakarta/Betawi. Kuliner yang sudah nggak asing lagi di telinga kita, dan memiliki cita rasa yang sangat khas dari Jakarta. Berikut kami informasikan lima kuliner khas Betawi yang mungkin cocok sebagai menu buka puasa atau menu sahur kamu. Apa aja sih?

Semur Jengkol
Semur Jengkol, foto: pinterest

1. Semur Jengkol

Kuliner ini dilekatkan dari nama buah jengkol, dan warna coklat tua yang kental pekat, yang disebutnya kuah semur. Paduan buah jengkol dan berkuah, bikin yang makan jadi pengin nambah terus lhoo. Rebusan air yang berkuah sangat khas warnanya dan buah jengkol bentuknya yang sangat dominan, menjadikan semur jengkol ini jadi idaman. Kuliner ini bisa dipadukan dengan nasi putih ataupun nasi uduk, di tambah sambel kacang atau sambel merah membuat kuliner ini semakin tambah nikmat.

kerak telor
Kerak Telor, foto: dapurkobe.co.id

2. Kerak Telor

Kuliner khas Betawi yang satu ini biasanya banyak didapatkan di Bandar Kemayoran atau lokasi Setu Babakan atau Danau Babakan yang terletak di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kotamadya Jakarta Selatan. Kuliner ini terbuat dari gulungan telur yang dimasak di atas tungku dalam cetakan wajan, isinya baluran beras ketan serta ubi. Bumbu kerundeng sebagai sajian penutup dan disatukan dengan kerak telornya semakin melengkapi kelezatanya.

Asinan Betawi
Asinan Betawi, foto: fimela.com

3. Asinan Betawi

Buat kamu yang suka kuliner jenis asinan, kuliner ini bukan hanya dimiliki oleh kota Bogor dan Bandung saja lhoo! Di Jakarta juga memiliki kuliner ini, isian dari asinan Betawi berupa aneka sayuran dibalur kacang goreng, bumbu kacang, kerupuk merah, kerupuk kriuk warna coklat, cabai dan diberi cuka. Cita rasa yang khas dari asinan betawi bisa membuat kamu tergoda untuk mencoba kuliner ini.

Kue Cucur
Kue Cucur, foto: youtube.com

4. Kue Cucur

Kuliner ini memang unik namanya, agak terasa aneh sebutan dari kuliner ini, Kue Cucur dikenalnya oleh khalayak ramai. Mengapa kudapan khas Betawi ini diberi nama cucur? Karena dalam membuatnya harus dalam tetesan yang jumlah tetesan yang banyak adonan tersebut di atas loyang.

Bahasa betawinya ngocor, namun oleh beberapa pendatang dihaluskan katanya menjadi ngucur, sebutannya cucur. Menurut mbah google-Wikipedia, Kue Kucur atau Kucur atau kuih cucur, dan disebut khanom fak bua atau khanom jujun dalam bahasa Thailand, adalah kudapan tradisional di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia,Malaysia dan Thailand Selatan.

Roti Buaya
Roti Buaya, foto: id.wikipedia.org

5. Roti Buaya

Kuliner yang satu ini sedikit ngeri dan menakutkan, kalau kita mendengar nanamnya. Yah, di sebut dengan Roti Buaya, serem kan? Kalau menurut wikipedia, mbah google, maka arti “roti buaya adalah hidangan Betawi berupa roti manis berbentuk buaya”. Roti buaya ini senantiasa hadir dalam upacara pernikahan dan kenduri tradisional Betawi. Sejarah Roti Buaya dalam pernikahan adat Betawi dipengaruhi oleh datangnya bangsa Eropa ke Indonesia”. Roti buaya ini menu wajib yang harus ada dalam pengantaran bersamaan dengan hantaran yang lain seperti kado kado di acara lamaran warga Jakarta.