Bika Panggang Padang, makanan tradisional padang, camilan khas sumatera barat, menu makanan basah khas padang, alat musik tiup padang, alat musik tradisional minangkabau, tradisional sumatera barat, padang, minangkabau, saluang, sulliang, seruling padang, seruling minang, pariwisata indonesia, pariwisata nasional, pariwisata padang, pariwisata alat musik, media pvk, umi kalasum
Foto: Bika Padang

Cobain Lima Camilan Khas Minangkabau Membumbui Pariwisata Indonesia

Camilan ini bikin kelojotan dan dijamin bisa lupa diri. Bahkan, pas banget dibawa saat berkunjung ke rumah calon mertua. Apaan tuh? Baca dulu biar enggak penasaran!

Camilan ini bikin kelojotan dan dijamin bisa lupa diri. Bahkan, pas banget dibawa saat berkunjung ke rumah calon mertua. Apaan tuh? Baca dulu biar enggak penasaran!

5.  Lompong Sagu


Kue khas Minang yang satu ini cukup popular pada era 1960-an. Namun, sekarang agak sulit ditemukan karena keberadaannya yang makin langka.

Padahal, rasanya sangat lezat. Untuk membuat Lompong Sagu ini diperlukan tepung sagu, pisang kepok, santan, kelapa, dan gula aren.

Selanjutnya, adonan akan dibungkus dalam daun pisang dan dipanggang. Rasanya yang manis, legit, dan gurih, serta teksturnya yang kenyal, akan berpadu dengan wangi khas daun yang dipanggang.

lompong sagu, Salah lahuk, salah padang, salah lauk, Galamai Padang, Camilan padang, Bika Panggang Padang, makanan tradisional padang, camilan khas sumatera barat, menu makanan basah khas padang, alat musik tiup padang, alat musik tradisional minangkabau, tradisional sumatera barat, padang, minangkabau, saluang, sulliang, seruling padang, seruling minang, pariwisata indonesia, pariwisata nasional, pariwisata padang, pariwisata alat musik, media pvk, umi kalasum, bareh rendang, beras tepung padang, cemilan khas padang, pariwisata tradisional padang, nusantara, makanan khas sumatera barat
Foto: Lompong Sagu

Kue khas Minang yang ini menjadi buruan para pecinta kuliner yang berlibur di Sumatera Barat. Meskipun semakin sulit mencari orang yang pembuat dan menjualnya.

Semoga makin banyak generasi sekarang yang ikut melestarikan camilan ini, agar Lompong Sagu tidak hanya menjadi masa lalu.

Dari lima daftar camilan khas Ranah Minang di atas, mana yang pernah Sobat Pariwisata nikmati? (Nita/Kusmanto)