Mengapa? Karena, Sandiaga Uno-Nur Asia berpacaran selama 13 tahun dimulai dari 1984 hingga akhirnya mereka memutuskan menikah di tahun 1996.
Baca juga : Menteri Sandiaga “VS” Wamen Angela, Duet Harmoni untuk Indonesia Maju
3. Sudah Sering Ditawari Menjadi Menteri
Ternyata tawaran menjadi menteri bukan yang pertama buat Sandiaga. Menurut Kawendra Lukistian, juru bicara (jubir) pribadinya, Sandiaga setidaknya sudah 7 kali ditawari menjadi menteri dan 6 tawaran ditolaknya.
Baru kemudian, tawaran kali ini, mau diterimanya. Alasan Sandi dari keterangan yang disampaikan jubirnya itu, ingin memberi kontribusi yang terbaik dan melepas semua kepentingan politik pribadi maupun partai.
4. Cumlaude Terus
Berikutnya dan ini pun tak kalah istimewanya, yakni deretan gelar yang luar biasa. Di balik gelar yang Sandiaga raih ternyata bikin kita terkagum-kagum, loh!
Untuk gelar pertamanya diraih dari Wichita State University, Amerika Serikat dengan predikat summa cum laude. Setelah itu, dari Universitas George Washington, Amerika Serikat yang lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00.
5. Bangkit dari Titik Nol
Sebelum menjadi seorang pengusaha, ternyata Sandiaga Uno pernah menjalani jenjang karir yang luar biasa. Pada tahun 1990 dia mengawali karirnya sebagai pegawai di Bank Summa milik William Soeryadjaya, tak hanya menjadi telller bank saja, Sandiaga juga menjadikan William Soeryadjaya sebagai mentor bisnisnya.
Melansir dari iwikipedia, lepas dari Universitas George Washington, Sandiaga bergabung dengan sebuah perusahaan investasi di Singapura sebagai manajer investasi sekaligus di MP Holding Limited Group.
Setahun kemudian, pindah lagi ke NTI Resources Ltd, di Kanada menjabat Executive Vice President NTI Resources Ltd., saat itu, penghasilan Sandiaga diperkirakan sebesar 8.000 dollar AS per bulan.
Lantaran perusahaannya bangkrut dampak krisis moneter tahun 1997 di Amerika Serikat, karir Sandi ikutan kandas. Meski begitu, tak membutanya patah semangat.
Berbekal keilmuan yang diperoleh dari sekolah di luar negeri ditambah lagi dukungan mentornya terdahulu, yakni William Soeryadjaya dan seorang rekannya semasa SMA, yaitu Rosan Perkasa Roeslani. Sandi mendirikan perusahaan konsultan keuangan bernama PT Recapital Advisors.
Singkatnya, bisnisnya terus meroket seusai pertemuan Sandi dengan Edwin Soeryadjaya selaku pemilik Astra Internasional sekaligus putra dari William Soeryadjaya untuk membentuk PT Saratoga Investama Sedaya.
Di kesempatan ini, redaksi Media Pariwisata Indonesia juga ingin mengucapkan, “Selamat bekerja Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno!”







































Leave a Reply