PariwisataIndonesia.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyambut hangat kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, pada Rabu (20/1) lalu.
Kedatangan Menteri Sandiaga sebagai rangkaian kegiatan dari tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait program pembangunan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), yakni: Danau Toba; Borobudur; Labuan Bajo; Mandalika; dan Likupang.
Menurut Basuki, pengembangan lima KSPN ditargetkan selesai pada pertengahan 2021.
“Sebetulnya harus selesai Desember 2020 kemarin, tetapi karena adanya rescoping untuk penanganan pandemi Covid-19, kita akan selesaikan pertengahan tahun ini (2021), mulai Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, Borobudur, dan Mandalika,” kata Basuki dalam siaran resmi, Rabu (20/01).
Kemudian, sambung Basuki dari tahun 2020 hingga saat ini, sejumlah proyek yang dikerjakan oleh kementerian PUPR belum 100 persen rampung.
Namun, untuk Jalan Lingkar Siborong Borong sepanjang 2 Km guna mendukung konektivitas KSPN Danau Toba; pembangunan Gerbang Klangon di Kabupaten Kulon Progo untuk mendukung KSPN Borobudur; dan sarhunta di 5 KSPN, Basuki menyebut sudah selesai dikerjakan.
Saat sekarang, Menteri PUPR terus mengejar proyek pembangunan infrastruktur yang meliputi: peningkatan konektivitas seperti penanganan jalan dan jembatan; bidang sumber daya air seperti pembangunan tampungan air dan infrastruktur pengendali banjir.
Lainnya adalah bidang permukiman, seperti: penataan kawasan dan peningkatan kapasitas tempat pembuangan sampah.
Berikutnya lagi, yakni bidang perumahan yang meliputi peningkatan sarana hunian untuk mendukung pariwisata atau sarana hunian pariwisata (sarhunta).
Kendati demikian menurut Basuki, masih ada kabar baik, proses pengerjaan yang belum rampung tersebut, pencapaian target sudah di 90 persen.
Menyoroti perhelatan akbar MotoGP di Mandalika, pihaknya terus memantau perkembangan pembangunan sirkuit, termasuk akses pendukungnya seperti jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL), Mandalika.
Bersambung ke halaman berikutnya
“Saya kira untuk Mandalika .. “







































Leave a Reply