BBTF 2022 Didukung dan Diapresiasi Sandiaga Uno, Targetkan Nilai Transaksi Capai Rp5 Triliunan

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata 2022, Pariwisata Indonesia 2022, Perkembangan Pariwisata Indonesia Terkni, Kondisi Pariwisata Indonesia 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Rizki Handayani, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Vice President of Corporate Secretary at Indonesia Tourism Development Corporation I Made Agus Dwiatmika, BBTF 2022 atas inisiasi ASITA BALI sejak 2014, BBTF 2022 merupakan event tahunan yang diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies atau ASITA Bali sejak 2014, BBTF 2022 merupakan kegiatan Bali and Beyond Travel Fair atau BBTF kedelapan kali yang berlangsung di The Nusa Dua di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC, Media PVK Group, PT Prima Visi Kreasindo
Ilustrasi gambar: Gelaran Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2022 yang berlangsung sejak 14-18 Juni 2022 di BICC, Nusa Dua, Bali. (Foto: Media PI/Dok. Ist)

PariwisataIndonesia.id, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengapresiasi atas penyelenggaraan “Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2022” yang digadang-gadang sukses mempertemukan 183 sellers dari 30 kabupaten/kota di 13 provinsi dengan 270 buyers dari 30 negara.

Gelaran BBTF 2022 ini, sudah berlangsung, sejak 14 sampai 18 Juni 2022 di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, dengan mengusung konsep hybrid (atau secara temu muka dan virtual).

Mendukung hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam keterangannya, Selasa (14/6/2022).

Menyampaikan, penyelengaraan BBTF 2022 adalah pameran pariwisata yang dikenal sebagai Indonesia’s Leading International Travel Fair yang fokus untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia dengan mempertemukan buyers dan sellers dalam sebuah forum.

“Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi sektor pariwisata di Indonesia. Namun kini, seiring penurunan kasus COVID-19 geliat pariwisata mulai terlihat kembali di mana terjadi peningkatan mobilitas dan aktivitas wisata,” kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Terselenggaranya BBTF 2022 ini, kata Sandiaga, juga sekaligus turut mendukung kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka peluang usaha dan terbukanya lapangan kerja.

Terkait hal tersebut, Menteri Sandiaga berharap agar pelaku pariwisata yang berpartisipasi di kegiatan ini dapat memaksimalkan BBTF 2022 dengan memperkenalkan kembali pariwisata Indonesia berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri Sandiaga menilai, hal itu dianggapnya akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

Mengingat, katanya, Indonesia mulai beralih dari mass tourism (pariwisata massal yang lebih berpatokan ke kuantitas) ke jenis pariwisata yang lebih menekankan kualitas, seperti wellness tourism, health tourism, sport tourism, dan MICE (meeting, incentive, convention, exhibition).

Menyoroti bentuk dukungan Sandiaga Uno terhadap ajang BBTF 2022, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Rizki Handayani ikut angkat bicara.

Dia menegaskan, pihaknya menghadirkan tiga paviliun yang diisi pelaku industri pariwisata mulai dari hotel & resort, operator tur, atraksi wisata, restoran, desa wisata, dan lainnya yang diharapkan bisa membantu dalam menawarkan berbagai produk wisata terbaiknya, yang sudah tentu berkualitas dan berkelanjutan.

Menurutnya, paviliun pertama itu diperuntukkan secara khusus untuk Bali yang menghadirkan pelaku industri pariwisata Bali. Sementara, paviliun kedua terkait 5 Destinasi Super Prioritas yang akan diisi pelaku industri pariwisata dari lima destinasi super prioritas.

Terakhir paviliun ketiga, khusus untuk Desa Wisata yang menampilkan 5 Desa pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

“Nantinya mereka akan bertemu dan melakukan pertemuan bisnis dengan total 270 buyers dari 30 negara. Seperti Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Nigeria, dan lain-lainnya,” ungkapnya.

Pantauan PariwisataIndonesia.id, BBTF 2022 merupakan kegiatan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) kedelapan kalinya yang diselenggarakan di The Nusa Dua, di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata 2022, Pariwisata Indonesia 2022, Perkembangan Pariwisata Indonesia Terkni, Kondisi Pariwisata Indonesia 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Rizki Handayani, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Vice President of Corporate Secretary at Indonesia Tourism Development Corporation I Made Agus Dwiatmika, BBTF 2022 atas inisiasi ASITA BALI sejak 2014, BBTF 2022 merupakan event tahunan yang diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies atau ASITA Bali sejak 2014, BBTF 2022 merupakan kegiatan Bali and Beyond Travel Fair atau BBTF kedelapan kali yang berlangsung di The Nusa Dua di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC, Media PVK Group, PT Prima Visi Kreasindo
Vice President of Corporate Secretary at Indonesia Tourism Development Corporation, I Made Agus Dwiatmika

Menanggapi hal itu, Vice President Corporate Secretary at ITDC I Made Agus Dwiatmika di tempat terpisah kepada media mengatakan, dipilihnya kembali The Nusa Dua sebagai tuan rumah event BBTF untuk yang ke-8 kali menunjukkan kepercayaan pihak penyelenggara sebagai kawasan destinasi meeting, incentive, convention, MICE yang sangat layak, dan sudah standar internasional.

“The Nusa Dua sangat siap dari sisi fasilitas, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan penerapan protokol kesehatan berbasis cleanliness, health, safety and environmental sustainability (CHSE) untuk menyelenggarakan event kombinasi antara meeting dan exhibition serupa BBTF,” imbuhnya.

Dia juga memastikan, kegiatan ini merupakan event tahunan yang diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali sejak 2014.

Ia menambahkan, penyelenggaraannya selalu mengambil tempat di kawasan The Nusa Dua, yang saat ini memiliki 18 hotel atau setara dengan kurang lebih 4.800 kamar dan fasilitas MICE yang dapat menampung lebih dari 20.000 delegasi.

BICC sebagai lokasi gelaran BBTF 2022, merupakan salah satu venue MICE terbesar dan terlengkap di Bali, dengan menyediakan antara lain dua hall utama dengan kapasitas masing-masing 2.500 dan 1.500 peserta.

Fasilitas lainnya, seperti area pameran seluas 2.700 m2, auditorium dengan kapasitas 500 kursi dan built-in stage, serta hampir 26 ruang rapat. Tak hanya itu, sambungnya, BICC juga terkoneksi dengan The Westin Resort Nusa Dua Bali yang menyediakan 433 kamar.

Sementara, melansir laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, penyelenggaran BBTF kali ini.

Disebut-sebut, menargetkan nilai transaksinya diharapkan bisa mencapai Rp5,2 triliun. Tatkala itu berhasil terwujud, maka target tersebut tentu meningkat 22 persen dibanding realisasi transaksi di BBTF 2021, kala itu meski dalam kondisi pandemi, namun tetap berhasil menyerap transaksi sebanyak Rp4 triliun. (Mr)