Pariwisata Indonesia
Ilustrasi gambar: Lonjakan penumpang pesawat di salah satu bandara menjelang lebaran perlahan-lahan terus mengalami kenaikan. (Foto: Media PI/Dok. Instagram @lianeoares)

Menhub Bolehkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Pesawat, Buah Simalakama Rindunya Anak Rantau Saat Lebaran di Kampung Halaman

PariwisataIndonesia.ID – Harga tiket pesawat untuk sejumlah rute favorit, antara lain Jakarta- Semarang, Jakarta-Padang, Jakarta-Yogyakarta, dan Jakarta-Medan terlihat mengalami kenaikan hingga 40 persen saat musim mudik Lebaran tahun ini.

Mengulik informasi, melalui online travel agent (OTA) Tiket.com, per Senin, 25 Apri 2022, harga tiket untuk keberangkatan pada 30 April 2022 rute Jakarta-Semarang dibanderol senilai Rp965.600 per penumpang. Harga itu berlaku untuk maskapai Batik Air kelas ekonomi.

Mencermati secara mendalam soal harga sebelum musim mudik lebaran, hanya sebesar Rp833.500 per penumpang, dari pantauan PariwisataIndonesia.ID, tarif menuju ke rute  tersebut lebih tinggi 15 persen.

Begitu pula dengan harga tiket pesawat untuk rute Jakarta-Medan, masih dari maskapai Lion Air khususnya untuk kelas ekonomi yang dibanderol sebesar Rp1,77 juta per penumpang. Harga tersebut, juga naik 40 persen dari sebelumnya yang sekitar Rp1,26 juta per penumpang.

Tak terkecuali, harga tiket rute Jakarta-Padang untuk maskapai Lion Air kelas ekonomi naik dari sebelumnya Rp1,18 juta per penumpang menjadi Rp1,48 juta per penumpang.

Kemudian, harga tiket rute Jakarta-Yogyakarta kelas ekonomi sebesar Rp881.200 per penumpang. Angka itu naik dari sebelumnya yang sebesar Rp761.400 per penumpang.

Sementara, menyoroti harga tiket pesawat untuk lima destinasi favorit di Traveloka, juga tidak jauh berbeda dengan Tiket.com.

Buat pemudik yang merencanakan keberangkatan pada 30 April nanti, pantauan PariwisataIndonesia.ID, tak hanya Lion Air, termasuk Citilink segendang sepenarian.

Membandingkan harga tiket di dua maskapai tersebut, mereka setali tiga uang. Lion Air rute Jakarta-Surabaya sebesar Rp1,190 juta per penumpang, adapun maskapai Citilink untuk rute tersebut dijual Rp1,27 juta per penumpang.

Dua rute berikutnya, PariwisataIndonesia.ID menyuguhkan kembali, tiket yang ditawarkan maskapai berlogo singa merah yang pernah memperoleh anugerah PVK Award 2020 untuk kategori “Maskapai Penerbangan Pendukung Pariwisata Indonesia Terfavorit: Lion air”.

Untuk rute Jakarta-Padang dengan maskapai Lion Air kelas ekonomi dibanderol Rp1,47 juta per penumpang.

Selanjutnya, harga tiket rute Jakarta-Yogyakarta dengan maskapai Lion Air kelas ekonomi dijual Rp879.200 per penumpang.

Harga tersebut, diprediksi akan terus naik, namun hal itu, terpulang kepada maskapai masing-masing.

Fenomena ini, apakah masih dianggap wajar atau sebaliknya, menanggapi hal itu, dijawab oleh Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati, mengatakan, kenaikan harga avtur dunia sangat mempengaruhi biaya operasi penerbangan, sehingga maskapai diberikan izin menaikkan harga tiket pesawat.

Kendati demikian, kata dia, harga tersebut bersifat tidak mengikat. Dengan kata lain, maskapai penerbangan dapat memilih menetapkan biaya tambahan atau tidak.

Meramalkan lonjakan penumpang pesawat pada mudik lebaran tahun ini, erat hubungannya karenan penanganan pandemi terus membaik.

Alhasil, Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk Lebaran di kampung halaman setelah melihat perkembangan kasus covid-19 yang terus melandai.

Ditambah lagi, pada beberapa waktu lalu, pemerintah telah memutuskan libur dan cuti bersama Idulfitri 2022 jatuh pada 29 April-6 Mei 2022 alias diperpanjang.

Merespons lampu hijau dari Kemenhub dalam menerapkan tuslah atau tambahan biaya tiket berupa fuel surcharge, Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin menjelaskan kebijakan pemerintah terkait dengan operasi maskapai, terutama penyesuaian tarif batas atas maupun tarif batas bawah mesti dimanfaatkan dengan baik.

Alasan dia, maskapai dengan jenis layanan medium ini pun tak ayal harus melakukan berbagai penyesuaian terhadap tarif tiket pesawat, tak lama berselang kebijakan tersebut diterbitkan.

“Mengacu kepada keputusan pemerintah yang memberikan lampu hijau penyesuaian tarif, maka Sriwijaya Air Group pun telah menyesuaikan kebijakan tarif maskapai per tanggal 20 April 2022,” ujarnya, Minggu (24/4/2022), ia berharap dengan penyesuaian tarif tiket pesawat pada periode Lebaran 2022 bisa membantu meringankan beban biaya operasi penerbangan yang tinggi sebagai imbas naiknya harga avtur.

VP Corporate Secretary & CSR Citilink Diah Suryanti juga mengamini, dan mengakui bahwa kenaikan harga avtur merupakan imbas melonjaknya harga minyak dunia sehingga berdampak ke beban operasi perseroan.

Dalam penjelasannya kala itu, dia juga menilai senada dengan Rudi, yaitu komponen kenaikan harga avtur yang paling dominan, dan memantik fenomena tersebut.

Terbitnya kebijakan dari Kemenhub walau meringankan beban operasi Citilink, akan tetapi maskapai pelat merah ini, tak senyampang begitu saja, perseroan tetap akan mengkaji kembali untuk menjaga tingkat kompetitif maskapai.

“Ini mungkin ada supply and demand dalam rangka mudik. Jadi, kita memang sudah mengimbau untuk tidak menaikkan di atas harga atas, ceiling price,” terang Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Nia Niscaya, dikutip dari kanal YouTube Weekly Press Briefing, Selasa (19/4/2022).