Pariwisata Indonesia: 250 Ribu Pengunjung Padati Tempat Wisata Terbuka di Banten

Pariwisata Indonesia
Wisatawan memadati kawasan pesisir Pantai Barat Provinsi Banten pada H+2 Lebaran, bahkan pada akhir pekan diperkirakan bisa mencapai 1,2 juta pengunjung. (Foto: Media PI/Dok. Beritasatu.com)

Pandeglang, PariwisataIndonesia.ID – Kawasan wisata terbuka di Provinsi Banten pada H+2 Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah dibanjiri wisatawan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Banten, Ade Ervin yang menyampaikan, diperkirakan sebanyak 250 ribu pengunjung mendatangi sejumlah tempat wisata seperti pantai, kolam renang, dan water park.

“Itu belum termasuk dengan lokasi wisata tertutup seperti hotel, penginapan, dan wisata religi,” ujar Ervin saat memantau pengamanan di Pantai Carita, Pandeglang, dikutip PariwisataIndonesia.ID dari Antaranews, Rabu (4/5/2022).

Menurutnya, taksiran itu jelas menunjukkan peningkatan sebanyak 92 persen dibanding hari sebelumnya yang mencapai 130 ribu.

Balawista juga menggadang-gadang, pengunjung kawasan wisata terbuka di Provinsi Banten ini, malah bisa mencapai 1,2 juta orang.

“Sejak Idul Fitri hingga H+2 saja sudah hampir 500 ribu pengunjung. Jadi jika sampai akhir pekan bukan hal yang mustahil target 1,2 juta pengunjung tercapai. Dan hal ini akan menguntungkan bagi masyarakat pelaku wisata di Banten ini,” imbuhnya.

Menyoroti hal tersebut, Humas Balawista Banten Lulu Jamaludin ikut pula meyakinkan, masyarakat tidak usah ragu dan khawatir untuk berwisata ke Banten.

“Masyarakat tidak usah khawatir, kita sudah menurunkan 200 petugas penyelamat yang tersebar di seluruh Banten. Meski demikian, wisatawan harap mengikuti aturan dan arahan petugas kami. Supaya bisa berlibur dengan aman,” katanya.

Selain menurunkan petugas di lokasi wisata, Balawista juga sudah memasang alat deteksi dini tsunami di empat titik sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Jadi pemasangan alat ini semakin memberi rasa aman kepada wisatawan yang berkunjung ke Banten,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Kabidhumas Polda Banten Kombes Polisi Shinto Silitonga. Ia segendang sepenarian dengan Ervin dan Lulu, ikut menjamin keamanan masyarakat di kawasan wisata itu.

Dalam penjelasannya, Polda Banten sudah menurunkan satu kompi Brimob beranggotakan 80 personel yang ditempatkan di Polsek Anyer dan Polsek Ciwandan.

“Penggunaan personel Satbrimob dipersiapkan untuk kondisi kontingensi termasuk tanggap bencana,” terangnya.

Tak hanya itu, kata Shinto, guna menekan penyebaran COVID-19, pihaknya pun terus menyosialisasikan agar pengunjung membekali diri dengan vaksinasi booster dan memanfaatkan gerai vaksin yang tersedia di Pos Pelayanan Polda Banten di Anyer dan Carita.

Lanjutnya, wisatawan juga diminta untuk mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi, yang sudah dipasang di banyak titik sesuai hasil kesepakatan pelaku usaha wisata di Banten.

Di kesempatan itu, Shinto juga menyampaikan pesan imbauan, pengunjung tetap waspada bencana untuk antisipasi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau yang sejak Minggu (24/04) lalu sudah pada level III atau siaga.

“Prioritas pada keselamatan masyarakat, Polda Banten akan memonitor informasi aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pengunjung agar tetap waspada bencana,” pungkasnya. (Jes)