Petuah dari Wagub Riau Saat Mengisi Ramadhan: Luangkan Waktu untuk Tadarus Al Quran

Pariwisata Indonesia, Foto Wakil Gubernur Riau H Edy Afrizal Natar Nasution, Petuah dari Wagub Riau Saat Mengisi Ramadhan, Wagub Riau Ajak Luangkan Waktu untuk Tadarus Al Quran, Berita Pemprov Riau, Berita Pariwisata Indonesia, Artikel Pariwisata Indonesia, Media PVK Grup, Trippers, PT Prima Visi Kreasindo
Wakil Gubernur Riau, H. Edy Afrizal Natar Nasution (Foto: Media PI/Ist)

PariwisataIndonesia.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Riau, H. Edy Afrizal Natar Nasution, mengajak masyarakatnya untuk meluangkan waktu melakukan tadarus Al-Qur’an.

Mengingat, hal itu menjadi salah satu keutamaan yang dianjurkan selama bulan Ramadhan.

Selain tadarus Al-Quran merupakan ibadah yang amalnya dijanjikan Allah SWT secara tersendiri, kata Wagub Edy, di sisi lain, melalui ibadah ini dapat menjadikannya sebagai makhluk yang disukai Allah untuk meraih sukses dunia akhirat.

“Sesuai yang diriwayatkan dalam hadis Rasullulah SAW, membaca satu huruf Al-Qur’an saja pada bulan Ramadhan, Allah SWT akan membalas dengan sepuluh kebajikan. Untuk itu, mari kita luangkan waktu kita tadarus Al-Qur’an ini di mana pun berada,” ajaknya, dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Pekanbaru, Senin (4/4/2022).

Dalam memaknai Bulan Ramadhan yang agung ini, Edy Nasution menambahkan, merupakan bulan penuh pengampunan dan penuh rahmat yang jauh lebih baik dari hari maupun bulan-bulan biasa.

Pasalnya, kata dia, setiap amal ibadah yang dilakukan akan dibalas Allah SWT dengan amal berlipat ganda.

“Intinya, jika selama Ramadhan ini kita memiliki banyak waktu dan dari pada terbuang sia-sia, alangkah lebih baik kita pergunakan untuk ibadah,” terangnya.

Beberapa waktu lalu, ia pun sempat pula menyampaikan, bahwa bulan Ramadhan ini jadi momentum paling tepat untuk muhasabah atau renung diri serta melakukan evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa.

“Ramadhan ini bulan kita mengingat apa yang telah kita perbuat selama ini, dan jika kita ingin maju, ingin berubah, tentunya kita harus bisa evaluasi diri dari apa yang sudah dilakukan selama ini,” tutur mantan Danrem 031 Wira Bima.

“Maka dari itu, menjadikan rahmat itu sebagai sebuah nikmat, Allah kembalikan kepada kita masing-masing, sejalan dengan firman Allah di dalam Al-Qur’an surat Ar-rad ayat 11,” petuah Edy Nasution.

Lebih lanjut, purnawirawan perwira tinggi TNI-AD lulusan Akademi Militer (Akmil) 1984, juga menerangkan tentang arti dari ayat yang disebutkannya itu.

“Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang mengubahnya,” arti surat Ar-rad ayat 11, Edy menerangkan arti dari salah satu surat yang terdapat dalam Al-Qur’an.

Pria kelahiran Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, 29 Mei 1961, kembali menyempurnakan pernyataannya, dan mempercayai sekali, bahwa atas rahmat Allah itu, maka selepas menjadikannya sebagai rutinitas, hidupnya akan diliputi penuh rasa syukur.

Di akhir kesempatannya, Edy juga mengingatkan, untuk rahmat Allah ini belum serta merta menjadi nikmat bagi yang mendapatkannya.

Sekapur sirih terakhirnya sebagai pesan nasihat, rasa syukur akan menambahkan nikmat yang sedikit, dan akan melipatgandakan sesuatu yang banyak.

Reporter  :  M. Ridwan
Editor        :  I Gusti Bagus WS

× Hubungi kami