Sandi Ungkap Bukan 6-M, Kata Suami Mpok Nur Tambah Satu Lagi “Manut!”

umi kalsum founder dan ceo pvk group,BERITA KEMENPAREKRAF,BERITA MENTERI SANDIAGA UNO,DR. H. SANDIAGA SALAHUDDIN UNO BBA.MBA,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA OFFICIAL,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,MENPAREKRAF SANDIAGA UNO SEBUT CEGAH VIRUS COVID-19 DENGAN 7M,PARIWISATA INDONESIA,PPKM DARURAT,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Maju (2019–2024) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A. / Ilustrasi foto dari Inews

PariwisataIndonesia.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Kepala Badan Pawisata dan Ekonomi Kreatif (Barekraf), Sandiaga Salahuddin Uno tetap bekerja meski hadir secara virtual di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca juga :  Menteri Sandiaga Lakukan Kunjungan Kerja Pertama, “Bali Paling Prioritas”

Baca juga :  Papa Online Penuhi Janji! Sandiaga Uno ‘Ngantor’ di Bali #Gercep Bukan Prank

Redaksi Pariwisata Indonesia di bawah naungan Media PVK Group memberikan apresiasi tinggi kepadanya, karena tampak melalui instagram centang biru sandiuno, pada Rabu (7/7), dalam balutan busana nusantara memberikan dukungan semangat kepada staf di Menparekraf yang terpapar virus Covid-19.

Baca juga :  Menteri Sandiaga Silaturahmi ke Kediaman Gubernur Bali

Redaksi mencatat, pandemic di Gelombang II sedang memasuki fase genting. Bebal tak berkesudahan, belum tahu kapan berakhir. Sampai kapan, gelombang kedua Covid-19 akan terus memakan korban?

Menyasar siapapun, mulai dari orang yang bukan siapa-siapa hingga sejumlah tokoh berpengaruh di Tanah Air, tanpa terkecuali. Diikuti kematian, rumah sakit pun hampir kewalahan menangani wabah ini. Mari bijaksana menyikapi hal tersebut.

“Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” Instruksi Presiden Joko Widodo kutip Redaksi Pariwisata Indonesia, Rabu (7/7).

Dilansir siaran resminya, Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada beberapa waktu lalu, mengatur kebijakan secara nasional untuk menekan laju penyebaran pandemi Covid-19 lebih meluas, dan tidak ujug-ujug datangnya.

Baca juga :  Pembukaan Pariwisata Bali Juli Nanti Nyaris Batal! Ini Permohonan Cok Ace dan Putu Astawa untuk Menguatkan

Selain Kepala Negara menilai, masih tingginya angka kasus Covid-19 di Indonesia akibat dari lonjakan Corona yang begitu cepat dan imbas varian baru.

Di sisi lain, sambung Jokowi, setelah mendapatkan masukan dari para menteri, ahli kesehatan, dan kepala daerah, barulah diputuskan PPKM Darurat di berbagai kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali, 3-20 Juli 2021.

Sandiaga Uno telah menerapkan dua peribahasa yang disematkan redaksi dengan baik.

“Bagai Langau Diekor Gajah” (Artinya: Orang yang patuh perintah atasannya.Red), dan “Di Mana Tanah Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung” (Artinya: Hendaknya kita dapat menyesuaikan diri di mana kita berada.Red).

Dalam unggahan di media sosialnya, Sandi mewawancarai rekan-rekan di Kemenparekraf.

Baca juga :  Putu Astawa Pasca PPKM, Minta Open Border atau Essential Flight Diizinkan Buka; Ini Kata Taufan Yudhistira

Sebagai penyintas Covid-19, dirinya pernah merasakan hal serupa. Untuk itu, ia memberikan dukungan semangat serta mendoakan mereka yang lagi berjuang untuk sembuh dari Covid-19.

“Jangan dibawa stress ya guys! Jaga pikirian untuk tetap positif dan optimis. Pesan ini juga berlaku untuk semua yang sedang berjuang melawan covid,” pesan Sandi.

Diungkapkannya, saat ini, situasi sedang tidak baik. “Kalau kita sayang dengan diri kita dan orang sekitar kita yang kita cintai, tolong patuhi penerapan protokol kesehatan dan PPKM Darurat ini,” ujarnya.

Baca juga :  HUT ke-494 Kota Jakarta, Sandi-Anies Saling Berpantun “Bangkit dari Masa Sulit dan Menang Melawan Covid”

Tak cuma itu saja, di akhir tulisan, Sandi menyebutkan berikut ini:

“Ingat selalu dengan 6M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga serta makan yang sehat dan bernutrisi,” ajak Menparekraf Sandi.

Ehh, ada lagi satu, ditambahkan oleh Sandiaga Uno.

“1-M: Manut!,” pungkasnya.

Pasalnya, pria berzodiak Cancer yang memiliki senyum khas dan disinyalir terpapar senyumnya tersebut bisa bikin “lumer” dan “mabuk kepayang” adalah suami dari Mpok Nur, Istri Sandiaga Uno mengatakan, pandemi Covid-19 sudah lebih dari setahun.

Ia yang dikenal sebagai menteri “Gercep” menyampaikan perlu tambah “1-M”, karena menilai, masyarakat kita banyak yang “bandel” dan tidak patuh.

“Semangat, Guys!”