Situs Bersejarah Peninggalan Suku Dayak, Politisi Partai Gerindra: Ingatkan Pemprov dan Disbudpar Kalteng, Begini Bilangnya…

Pariwisata Indonesia, Trippers, Berita Pariwisata Indonesia, Artikel Pariwisata Indonesia, BERITA DISBUDPAR KALIMANTAN TENGAH, BERITA PEMDA KALIMANTAN TENGAH, WAKIL KETUA KOMISI I DPRD KALIMANATAN TENGAH KUWU SENILAWATI, FOTO KUWU SENILAWATI, MEDIA PVK GRUP, PT PRIMA VISI KREASINDO
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng Kuwu Senilawati (Foto: Media PI/Dok. Kaltengekspres)

PariwisataIndonesia.ID – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Kuwu Senilawati menyalak, di Kalteng ini ada begitu banyak situs bersejarah peninggalan suku Dayak terdahulu yang patut dijaga dan dilestarikan.

Dalam pernyataannya itu, Kuwu mengingatkan, guna menjaga dan melestarikannya tentu memerlukan peran semua pihak terutama pemerintah.

Sejalan dengan tugas dan tanggung jawabnya, ia menyentil Pemerintah Daerah (Pemda) di Kalteng melalui Disbudpar supaya dapat menjaga situs bersejarah suku Dayak ini.

“Ada banyak situs bersejarah peninggalan suku Dayak yang perlu mendapat perhatian dari pemda untuk memelihara atau melestarikannya kembali. Karena kita tidak bisa begitu saja melupakan apa yang sudah menjadi sejarah berdirinya provinsi ini,” kata Politisi Partai Gerindra, Minggu (3/4/ 2022).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng kembali menambahkan, situs bersejarah peninggalan suku Dayak sangat penting untuk tetap dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, hal itu merupakan salah satu upaya untuk menghormati perjuangan nenek moyang terdahulu dalam memperjuangkan berdirinya daerah tersebut.

Lebih lanjut, kata Kuwu, situs yang menjadi kekayaan bangsa juga menjadi sangat penting untuk di kemudian hari sebagai pemahaman dan pengembangan sejarah.

Termasuk, kata dia, untuk ilmu pengetahuan dan kebudayaan, sehingga perlu dilindungi dan dilestarikan demi pemupukan kesadaran jatidiri bangsa dan kepentingan nasional.

“Situs bersejarah yang kita miliki di Kalteng ini jangan sampai hilang ditelan perkembangan zaman, semua pihak harus bisa menjaga dan melestarikan itu, supaya apa yang sudah menjadi jati diri maupun ikon daerah ini bisa tetap berdiri dan menjadi kebanggaan kita sebagai suku dayak,” tuturnya.

Maksud di balik pernyataannya tersebut, supaya anak cucu yang akan datang dapat mengetahui apa saja peninggalan sejarah yang dimiliki Kalteng, sehingga tidak ada generasi penerus terutama orang Dayak yang tidak mengenal sejarah daerah di mana tempat kakinya berpijak.

Reporter : Ronald S. Siagian
Penulis    : Raja Pitu

× Hubungi kami