Wakil Ketua MPR Soroti Lebaran 2022, Momentum Perkuat Persatuan Bangsa dengan Saling Memaafkan

Pariwisata Indonesia, Foto Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: Media PI/Dok. JPNN.com)

PariwisataIndonesia.ID – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat yang akrab disapa Mbak Rerie mengajak semua pihak untuk menjadikan Lebaran 2022 sebagai momentum perkuat persatuan dan mengakselerasi kebangkitan bangsa dari dampak pandemi.

“Dengan modal jalinan persatuan yang kuat, setiap anak bangsa harus mampu meningkatkan produktivitas di bidangnya masing-masing,” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (29/4/2022).

Srikandi Partai NasDem, yang sosoknya juga merupakan CEO Media Group dan Presiden Direktur Media Indonesia menilai, modal sosial yang terbentuk pasca-Lebaran dengan menguatnya saling pengertian antarpihak dapat membentuk semangat persatuan dalam mengakselerasi kebangkitan bangsa Indonesia.

“Untuk mengakselerasi kebangkitan bangsa ini dari dampak pandemi, para pemangku kepentingan harus pandai memanfaatkan berbagai momentum yang ada,” imbuhnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Mbak Rerie menekankan, momen saling memaafkan pada suasana Lebaran tahun ini mesti dibarengi pula, salah satunya, yakni membuka sekat-sekat perbedaan dari setiap anak bangsa agar mampu menjawab berbagai tantangan negeri ini.

Sebab, upaya menyatukan semangat dan pemahaman yang sama terhadap tantangan dan hambatan bangsa ini ke depan.

Ia tak menampik, hal tersebut, tidak terlepas dari keberagaman dan kemajemukan budaya yang dirajut dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, termasuk penyelenggaraan Pemilu serentak yang sudah di depan mata.

Tak hanya itu, dia juga mengajak semua elemen bangsa turut menjaga Pancasila dan melihat kembali perjuangan rakyat Indonesia di kala itu, dalam merebut kemerdekaan bukanlah hal yang mudah.

Di sisi lain, melewati berbagai masalah ekonomi, hukum, sosial, dan budaya di tengah pandemi saat sekarang.

Mbak Rerie menambahkan, tentu membutuhkan soliditas dan pemahaman massa untuk menghindari adanya oknum yang dapat memancing suasana semakin memanas dan berlanjut pada konflik atau soliditas masyarakat jadi kunci redam potensi konflik.

“Kerja-kerja besar bangsa ini sudah di depan mata, seperti penyelenggaraan pemilu serentak, penyelesaian berbagai masalah ekonomi, hukum, sosial, dan budaya,” ujarnya.

Hal tersebut, menurut Mbak Rerie, agar seluruh anak bangsa bisa fokus dalam melaksanakan amanah konstitusi untuk mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Oleh karena itu, perlu partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan untuk bergandengan-tangan menurunkan ketegangan di tengah masyarakat dalam proses menjawabnya.

Menutup keterangannya, ia memaknai Lebaran 2022, sebagai titik awal upaya bersama dari sejumlah pihak agar saling memaafkan dan saling memahami, tentu dengan satu harapan, momentum itu akan memantik semangat persatuan dalam menjawab tantangan bangsa saat ini. (Ayu)