Artikel berkode ‘R (Restricted)’ berarti “terbatas”. Redaksi PariwisataIndonesia.id perlu mengingatkan anak-anak berusia di bawah 17 tahun membutuhkan pendampingan orangtua, orang dewasa saat membaca. Sebab, tulisan ini mengandung konten dewasa seperti aktivitas orang dewasa, bahasa, fotografi, grafis dan video, maupun sejenisnya. Artikel ini diperuntukkan usia pembaca dewasa.
PariwisataIndonesia.id – Air Terjun Tumpak Sewu terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sekitar 52 kilometer dari pusat Kota Lumajang.
Air terjun yang memiliki tinggi sekitar 120 meter ini termasuk tipe air tejun tiered karena memiliki formasi melebar seperti tirai. Formasi uniknya ini yang membuat Tumpak Sewu menjadi salah satu air terjun terindah di Pulau Jawa bahkan Indonesia.
Air terjun ini berasal dari kata tumpak (tumpuk) dan sewu (seribu), yang jika diartikan berarti seribu air terjun yang menumpuk di dinding. Aliran air yang berasal dari banyak mata air, membuat air terjun ini tampak seperti tirai yang menyelimuti dinding tebing. Air terjun ini sangat mempesona saat dilihat dari atas maupun bawah.
Jika tidak ingin menempuh jalur yang sulit, Sobat Pariwisata bisa menikmati keindahan air terjun ini dari atas gardu pandang yang terletak sekitar 400 meter dari lokasi parkir. Gardu pandang ini adalah sebuah bangunan permanen yang sengaja dibangun untuk bisa menikmati keindahan Air Terjun Tumpak Sewu dari atas. Lokasi ini sangat cocok untuk Sobat Pariwisata yang membawa keluarga maupun orang tua untuk sama-sama menikmati pesona Air Terjun Tumpak Sewu.
Jika cuaca sedang cerah, Sobat Pariwisata juga bisa melihat Gunung Semeru dibalik air terjun ini. Air yang mengalir di tebing berbentuk setengah lingkaran, dihiasi oleh hijaunya rerimbunan pohon, serta gunung menjulang dan langit biru, menjadi lanskap yang sempurna bagi para pecinta photography atau sekedar latar untuk selfie.
Namun jika ingin melakukan aktivitas yang lebih seru, Sobat Pariwisata bisa turun menuju air terjun. Untuk sampai ke tempat ini, Sobat Pariwisata harus menempuh jalur treking yang sulit dan memantang. Tapi tidak perlu khawatir, ada pemandu yang akan membimbing.
Di awal, Sobat Pariwisata harus menyusuri tangga bambu berundak-undak sepanjang 800 meter menuju dasar bukit. Di ujung tangga ini, Sobat pariwisata akan menjumpai Goa Tetes.
Goa ini sangat unik karena letaknya yang berada di balik air terjun. Selain itu, aliran airnya membentuk kristal, loh! Di dalam goa ini juga terdapat kolam dengan air jernih yang membuatnya lebih mempesona.
Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri tebing yang curam, dengan bantuan tali pengaman. Setelah tiba di dasar jurang, Sobat Pariwisata masih harus menyusuri sungai yang berlawanan arus untuk sampai ke air terjun ini. Pihak pengelola telah menyediakan peralatan penunjang keamanan untuk membantu para pengunjung.
Perjalanan menantang dan melelahkan yang menghabiskan waktu sekitar 40 menit itu akan terbayar lunas saat Sobat Pariwisata tiba di bawah air terjun. Dari sini Sobat Pariwisata akan menikmati kemegahan Air Terjun Tumpak Sewu yang tiada tara. Air jernih yang jatuh dari ketinggian, tebing kokoh yang diselimuti oleh lumut hijau, serta gema suara percikan airnya, membuat suasana semakin syahdu.
Tapi, jangan lupa menyimpan energi dan tenaga untuk perjalanan pulang, ya! Karena Sobat Pariwisata harus menempuh jalan dengan trek yang sama untuk kembali ke parkiran.
Sobat Pariwisata hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 10.000 rupiah untuk masuk ke area air terjun yang buka dari pukul 08.00-17.00 ini.
Gimana, penasaran dengan air terjun tirai ini? (Nita/RPI)





































Leave a Reply