Bursa Kapolri, Deretan Jenderal Masuk Kantong Jokowi

Salah satu nama yang masuk dalam bursa terkuat menuju "Tribrata 1" adalah Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar Gala Datuak Rangkayo Basa. Cucu dari sastrawan Indonesia, Aman Datuk Madjoindo. Terungkap fakta, sang ayah berasal dari kota Solok. Sementara sosok ibundanya dari Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Dalam catatan redaksi, calon kapolri yang di gadang-gadang ini memang tercatat berpengalaman di bidang Humas dan Reserse.
BURSA KAPOLRI : DERETAN JENDRAL MASUK KANTONG JOKOWI, INDONESIA TOURISM INVESTMENT, INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE, KABAHARKAM KOMJEN AGUS ANDRIANTO, KADIV HUMAS MABES POLRI IRJEN POL ARGO YUWONO, KAPOLRI JENDRAL (POL) IDHAM AZIS, KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME (BNPT) KOMJEN POL BOY RAFLI AMAR, KEPALA KANTOR STAF PRESIDEN (KSP) MOELDOKO, KOMJEN GATOT EDDY PRAMONO SELAKU WAKAPOLRI, MEDIA PARIWISATA INDONESIA, MEDIA PVK GRUP, MENSESNEG PRATIKNO, PRESIDEN JOKO WIDODO, WARTA WISATA, WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020, WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA, Halo Indonesia, Explore Indonesia, Indonesia Explore, Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media PVK Grup
Foto : Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar / Instagram

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengantongi nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru yang akan menggantikan Jenderal Idham Azis. Berita tersebut diperoleh dari Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

Moeldoko mengatakan, tidak ada persiapan berlebihan yang akan dilakukan Kepala Negara dalam pergantian kapolri baru ini. Tinggal mengikuti sesuai prosedur, adapun penetapan kapolri sendiri tentunya diputuskan melalui Rapat Paripurna DPR. Pergantian ini, sudah menjadi hal rutin di institusi kepolisian.

“Prosedurnya sudah ada, tinggal tunggu waktu. Siapanya (calon kapolri) pasti sudah ada,” sebut Moeldoko dalam keterangannya pada Senin (4/1) lalu.

Setelah Presiden Jokowi mengirimkan nama calon kapolri ke DPR RI, maka calon “Tribrata 1” akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Sampat saat ini, Kepala Staf Presiden masih menutup rapat. Dia enggan membocorkan kepada awak media nama calon kapolri pilihan presiden.

“Kebetulan belum (tahu), kebetulan tidak di kantong saya, kan gitu,” canda Moeldoko, ekspresinya tersenyum-senyum.

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021. Berdasarkan aturan yang berlaku, Kepala Negara harus mengirim nama pengganti Idham Azis dalam waktu 20 hari sebelum pensiun, tepatnya di Selasa (12/1) mendatang.

Redaksi Pariwisata Indonesia telah menghimpun nama-nama jenderal yang masuk dalam bursa Tribrata 1, yakni : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar; Komjen Gatot Eddy Pramono selaku Wakapolri; dan Komjen Agus Andrianto yang saat ini mengemban Kabaharkam.

Secara terpisah, Kapolri Jendral (Pol) Idham Azis telah mengajukan surat permohonan pengganti dirinya sebagai Kapolri kepada Presiden Jokowi. Penyerahan resminya dilakukan, Senin (4/1) lalu.

“Benar, Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa dirinya telah mengajukan surat permohonan penunjukan penggantinya kepada Presiden Joko Widodo,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono saat dihubungi Muhammad Ridwan dari wartawan Pariwisata Indonesia melalui pesan singkat, Rabu (6/1).

Argo menyebutkan, surat permohonan Jenderal (Pol) Idham Azis telah disampaikan pada acara sertijab Kepala BNN dan Kapolda Banten di Mabes Polri, saat hari Selasa (5/1) kemarin.

Surat permohonan penunjukan pengganti Kapolri sudah diberikan kepada Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno.

“Surat tersebut sudah diserahkan kepada Mensesneg Pratikno, kemarin,” katanya.