Anies Sampaikan Tantangan Gerakan Pramuka di Ibu Kota Jauh Lebih Kompleks

Masih di momen peringatan Hari Pramuka ke-60, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap Kwarda DKI Jaga Tradisi Patriotisme. Berikut ulasannya.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-60 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/8).

PariwisataIndonesia.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin upacara peringatan Hari Pramuka ke-60 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/8).

Dalam keterangan tertulisnya, Anies mengingatkan kembali peran besar gerakan kepemudaan, khususnya di Jakarta, bagi perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Ia menilai, gerakan kepemudaan di kala itu menjadi pangkal dari kepanduan atau terbentuknya Gerakan Pramuka.

“Kita harus menyadari Kwarda DKI Jakarta punya peran lebih besar daripada Kwarda di tempat lain. Hal ini karena Jakarta menjadi tempat di mana peristiwa pembentukan terjadi, Kejadian itu terjadi tahun 1928, ada penempaan, pembinaan, sehingga anak-anak muda menjadi cikal bakal tanpa banyak suku bangsa menjadi Indonesia,” kata Anies, kutip Redaksi PariwisataIndonesia.ID dalam keterangannya, Sabtu (21/8).

Lebih lanjut, Anies menegaskan, perlu dilakukan pembinaan dan regenerasi lintas.

Terkait hal tersebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Kerja Jokowi-JK Periode 2014-2019 berharap, sejatinya dapat dipertahankan dan tetap menjaga tradisi patriotisme di kalangan anak-anak muda zaman sekarang.

Untuk itu, katanya, Anies akan mendukung penuh dan terus mendorong Gerakan Pramuka yang diemban oleh Kwarda DKI Jakarta ini.

“Anak muda yang dibina lingkungan Gerakan Pramuka akan menumbuhkan sikap bahwa kami mencintai negeri ini bangga dan ingin memperjuangkan negeri ini. Maka dari itu, Gerakan Pramuka, khususnya Kwarda DKI Jakarta harus terus menjaga tradisi agar selalu muncul pribadi yang cinta tanah air,” harap Anies.

Gubernur Anies juga menyoroti soal tantangan di ibu kota jauh lebih kompleks. Pernyataannya itu, terkait kiprah Gerakan Pramuka di wilayah urban yang sudah tentu berbeda dibanding kota lain.

Bahkan ia menambahkan, peran dan kontribusi Gerakan Pramuka untuk Tanah Air terbukti nyata dan sangat diperlukan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, dirinya menekankan untuk terus dipertahankan. Terlebih lagi, sambung Anies, saat di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Kita berada di ibu kota, di mana tantangan menumbuhkan itu menjadi sangat besar. Kita saksikan ada tantangan Pramuka Perkotaan,” sambungnya.

Selanjutnya ia meminta Kwarda DKI harus memastikan anak-anak di Jakarta bisa mendapat sentuhan menjaga tradisi perjuangan di tempat ini.

“Pandemi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berjuang dan menyelamatkan sesama. Di situ kita lihat bibit-bibit yang kelak kelak tradisi tadi, mencintai negeri tanpa syarat untuk bangsa ini,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan, dan Pangdam Jaya, Mayjen Mulyo Aji. (Be2n/SS)