Irjen Argo: Amankan Natal dan Tahun Baru, Polisi Siagakan 191.534 Personel Gabungan

Dijelaskan Irjen. Argo, Kapolri berkeinginan agar jajarannya melakukan aksi simpatik kepada masyarakat khususnya pengguna jalan apabila ada yang melanggar dengan cara memberikan bantuan sosial berupa sembako, masker serta hand sanitizer. Pihaknya mengedepankan kegiatan simpatik tanpa tindakan represif. Seperti apa beritanya, baca ulasan ini.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Amankan Natal dan Tahun Baru Polisi Siagakan 191.534 Personel Gabungan, berita kapolri, berita pariwisaya, website pariwisata, situs pariwisata, pariwisata, pariwisata indonesia, media pvk
Foto: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Menjelang liburan Natal dan tahun baru 2021, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyiapkan ribuan personel untuk menggelar operasi Lilin di seluruh Indonesia.

“Ada sekitar 191.534 personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut, kemudian membuat 4.216 pos pelayanan dan pos pengamanan,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, pada Jumat (27/11).

Diketahui di bulan Desember nanti bertepatan dengan adanya liburan sekolah, libur natal dan tahun baru. Sehingga Polri harus bekerja ekstra untuk mengamankan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Foto: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono

Pada jumpa pers sebelumnya(25/11), Irjen Argo menjelaskan hal serupa, “Kapolri berkeinginan agar jajarannya melakukan aksi simpatik kepada masyarakat khususnya pengguna jalan apabila ada yang melanggar dengan cara memberikan bantuan sosial berupa sembako, masker serta hand sanitizer,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mabes Polri pada (25/11).

Irjen Agro dalam jumpa pers kali ini, juga menjelaskan amankan Natal 2020 dan tahun baru 2021 ditengah situasi dan kondisi negara dirundung pandemi, pemerintah pun mengubah liburan akhir tahun tersebut dengan memangkas jumlah hari libur. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran klaster covid 19.

Dijelaskan kembali oleh Irjen. Argo, Kapolri berkeinginan agar jajarannya melakukan aksi simpatik kepada masyarakat khususnya pengguna jalan apabila ada yang melanggar dengan cara memberikan bantuan sosial berupa sembako, masker serta hand sanitizer. Pihaknya mengedepankan kegiatan simpatik tanpa tindakan represif.

“Melalui Aslog, Kapolri menyampaikan telah menyediakan 5.000 ton beras yang saat ini berada di Bulog untuk diberikan kepada Polda dan Polres seluruh Indonesia agar dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 terkait pendistribusiannya akan di rumuskan oleh Aslog,” kata Kadiv Humas Polri.