Jokowi Beri Arahan di Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021

Presiden Joko Widodo ingatkan jajarannya tetap waspada dengan mampu mengatur rem dan gas sehingga keseimbangan aspek kesehatan dan ekonomi terjaga pada kuartal III 2021. Silakan baca berita lengkapnya!
jokowi, umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,BERITA JOKOWI,BERITA KEMENSETNEG,BERITA PRESIDEN JOKO WIDODO,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,JOKOWI BERI ARAHAN DI RAKORNAS PENGENDALIAN INFLASI TAHUN 2021,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Presiden Joko Widodo Beri Arahan Pada Peresmian Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25 Agustus 2021 / Ilustrasi foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

PariwisataIndonesia.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar jajarannya tetap waspada dengan mampu mengatur rem dan gas sehingga keseimbangan aspek kesehatan dan ekonomi terjaga pada kuartal III 2021.

Baca juga :  Kecintaan Jokowi untuk Ibu Pertiwi Begitu Besar Mirip Sebuah Bola, Melenting di Udara Kesana Kemari

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25 Agustus 2021.

“Angka inflasi itu jauh di bawah target inflasi 2021 yaitu 3 persen. Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari laman resmi Presiden, Rabu (25/8).

Baca juga : Meski Perpanjang PPKM Hingga 30 Agustus, Jokowi Tegaskan Beberapa Daerah Turun Level

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan perekonomian domestik memang membaik di kuartal II 2021 dengan pertumbuhan hingga 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy), dan terjaganya laju inflasi di 1,52 persen (yoy).

“Tapi tetap kita harus menjaga kewaspadaan,” ujar Jokowi, seperti dilansir Antara, Rabu.

Pada kuartal III (Juli-September 2021), lanjut Presiden, pemerintah harus tetap mengoptimalkan pengendalian penularan COVID-19 dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama masyarakat kelompok rentan.

“Di kuartal III-2021 kita juga harus waspada tetap hati-hati, kita juga harus mengatur keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, mengatur rem dan gas,” papar Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian kepada Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Presiden meminta kepada TPIP dan TPID untuk terus menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang, utamanya barang kebutuhan pokok. Menurutnya, dalam kondisi daya beli masyarakat yang menurun, stabilitas harga barang menjadi hal yang penting.

“Kalau ada hambatan, segera selesaikan hambatan-hambatan itu di lapangan,” tegas Presiden.

Baca juga :  Cheers! Para Pilot Garuda Flight dan Nusantara Flight “Selfie” Bareng Pak Jokowi

Untuk itu, Presiden meminta jajarannya agar bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong permintaan domestik guna menggerakkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo juga melaporkan di dalam Rakornas tersebut. Ia menyoroti soal laju inflasi yang terjaga rendah dan terjadi hampir seluruh daerah. Sementara, secara nasional inflasi terjaga di 1,52 persen (yoy) per Juli 2021.

Dia menilai, menelisik dari target inflasi pemerintah maka laju perkembangan harga barang hingga Juli masih di bawah target yakni sebesar tiga persen. Di sisi lain, Bank Sentral menjangkar inflasi tahunan berada di tiga persen plus minus satu persen, atau 2-4 persen.

“Kami perkirakan inflasi pada 2021 dan 2022 akan terjaga di kisaran sasaran 3 persen plus minus 1 persen,” kata Perry Warjiyo.

Meski demikian, sambung Perry, ada potensi kenaikan inflasi yang patut diwaspadai pada 2022 karena kenaikan permintaan domestik dan kenaikan harga komoditas dunia.

Dalam pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi tersebut, turut hadir di Istana Negara antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (Ayu/nur)

Silakan baca juga di situs online Antara News dengan judul “Presiden Jokowi: Atur keseimbangan kesehatan dan ekonomi kuartal III”, klik tautan ini: https://www.antaranews.com/berita/2349274/presiden-jokowi-atur-keseimbangan-kesehatan-dan-ekonomi-kuartal-iii