Meski Perpanjang PPKM Hingga 30 Agustus, Jokowi Tegaskan Beberapa Daerah Turun Level

umi kalsum founder dan ceo media pvk grup,BERITA JOKOWI,BERITA KEMENSETNEG,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,JOKOWI TEGASKAN BEBERAPA DAERAH PPKM DITURUNKAN LEVELNYA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA PVK GRUP,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PPKM LANJUT LAGI SAMPAI 30 AGUSTUS,PRESIDEN JOKO WIDODO,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Presiden Joko Widodo (Foto: BPMI Setpres)

PariwisataIndonesia.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah dan berlaku per hari ini, 24 Agustus 2021 hingga 30 Agustus 2021. Keputusan tersebut dibuat berdasarkan berbagai pertimbangan, utamanya indikator-indikator penanganan pandemi Covid-19 yang mulai membaik.

Menurut Presiden, saat ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebesar 78 persen jika dibandingkan saat puncak kasus pada 15 Juli 2021 lalu. Angka kesembuhan juga konsisten lebih tinggi daripada angka konfirmasi positif yang membuat angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional berada di angka 33 persen.

Dalam keterangan resminya, Jokowi mengatakan, sejumlah daerah di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Misalnya di Pulau Jawa-Bali, penerapan PPKM level 4 dari sebelumnya 67 kabupaten/kota berkurang menjadi 51 kabupaten/kota, level 3 dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota, dan level 2 dari 2 kabupaten/kota menjadi 10 kabupaten/kota.

Sejalan dengan apa yang disampaikannya, Kepala Negara secara khusus juga menginstruksikan kepada Menteri Kesehatan untuk terus meningkatkan cakupan vaksinasi agar akhir bulan Agustus tercapai penyuntikkan lebih dari 100 juta dosis vaksin.

Di samping itu, sambung Presiden, keterlibatan TNI-Polri dalam melakukan penelusuran turut berkontribusi terhadap peningkatan rasio kontak erat. Jokowi menyebutkan, 20 Agustus 2021, rasio kontak erat telah mencapai 6,5 atau jauh meningkat dibandingkan pada 31 Juli 2021 yang berada pada posisi 1,9.

Untuk itu, Jokowi mengingatkan bahwa perbaikan situasi Covid-19 saat ini tetap harus disikapi dengan hati-hati dan penuh kewaspadaan.

Di akhir keterangannya, Kepala Negara menegaskan bahwa pembukaan kembali aktivitas masyarakat tetap harus dilakukan tahap demi tahap seiring dengan peningkatan protokol kesehatan, pemeriksaan, pelacakan, dan cakupan vaksinasi yang lebih luas. (Ronald’s)