5 Tempat Instagenic di Palu

Mengabadikan Kota Palu dari Atas Bukit
5lokasiwisatadipalu,wisata di sulawesi selatan, Bukit Bulu Tanda, Monumen Nosarara Nosabatutu, Sate Mobil, Hutan Kota Kaombona, Bukit Bulu Perindu, Media PVK, pariwisata indonesia, umi kalsum
Foto: @potret.happy

Sulawesi Tengah memang terkenal dengan hamparan pantai pasir putih dan lautnya yang cantik. Namun, Sobat Pariwisata juga bisa menemukan destinasi wisata yang memiliki spot-spot foto instagenic di luar area laut dan pantai. Dimana saja spot instagenic itu, berikut kelima daftarnya:

Bukit Bulu Perindu

Bukit yang dulunya bernama Bukit Sofa ini, adalah bukit dengan hamparan rumput liar berwarna kuning hingga kecokelatan yang cukup tinggi dan membuat tempat ini eksotis. Rumput liar yang dikenal masyarakat dengan nama Bulu Perindu itu, kemudian menjadi dasar penamaan bukit ini.

Foto netizen @clik_sulteng, langsung kepoin dan follow, ya!

Selfie di balik rerumputan yang tinggi menjadi salah satu aktivitas favorit para pengunjung. Hasilnya pun sungguh menakjubkan. Sobat Pariwisata bisa menghasilkan gambar seolah-olah sedang berada di padang rumput Eropa. Waktu terbaik mengambil foto di sini yaitu saat sore hingga matahari terbenam.

Baca Juga:ย  Rumah Adat Tambi

Destinasi ini terletak di Jalan Soekarno Hatta, Talise, Kecamatan Palu Timur, sekitar 10 menit dari pusat Kota Palu.

Hutan Kota Kaombona

Hutan kota ini terletak di Talise, Kecamatan Palu Timur, hanya sekitar 1,5 kilometer dari lokasi Bukit Bulu Perindu.

Ilustrasi foto dari fotografer inluencer@potret.happy, yuk kepoin dan follow!

Hutan kota ini berisi pohon-pohon yang pernah ditanam oleh almarhumah Ibu Tien Soeharto pada tahun 1971. Uniknya, pohon-pohon ini tumbuh dengan daun-daun yang kering, tapi batang dan rantingnya tetap kokoh.

Berfoto di area Hutan Kota Kaomboa ini akan membuat Sobat Pariwisata seolah-olah sedang berada di negeri musim gugur. Di lokasi ini juga disediakan penyewaan baju Korea untuk melengkapi selfie para pengunjung. Tampak dalam postingan instagram netizen@moooyysosweet. Lucu banget bukan? Cantik dan keren. Kepoin dan follow, yuk!

Baca Juga:ย  Pesona Indah Danau Tambing di Sulawesi Tengah

Sate Mobil

Jangan salah ya, Sobat Pariwisata. Sate kali ini tidak bisa dimakan, loh. Namun, cukup unik untuk dijadikan latar selfie. Tempat yang berupa kafe ini, memang menyajikan satu buah instalasi yang unik dan tiada duanya. Sekitar enam mobil disusun secara vertikal seperti sate.

Nah foto netizen @gabriellajourney, langsung kamu kepoin dan follow, ya!

Sate Mobil ini berada di Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Palu Selatan, sekaitar 7 kilometer dari pusat Kota Palu. Kafe ini buka setiap hari sejak pukul 09.00-23.00. Tapi kalo hanya ingin berfoto dengan latar sate mobil, Sobat Pariwisata bisa datang kapan saja.

Bukit Bulu Tanda

Bukit ini terletak di Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Palu. Tidak seperti Bukit Bulu Perindu, di lokasi ini hanya ada hamparan rumput halus yang membentang seperti lapangan sepak bola. Satu-satunya pohon yang ada di sini, berada di puncak dan diberi nama Pohon Jomblo.

Berikutnya dua jepretan foto netizen@nikenpusporini, ia memposting saat berlibur ke Bukit Bulu Tanda. Langsung aja kita kepoin. Jangan lupa untuk kamu follow, ya!

Dari lokasi ini, Sobat Pariwisata akan melihat gunung-gunung yang berjejer, bukit yang berlekuk-lekuk indah, serta pemandangan indah lembah Kota Palu di bagian bawah. Berfoto di lokasi ini akan menghasilkan gambar seolah-oleh Sobat Pariwisata sedang berada di negeri dongeng.

Monumen Nosarara Nosabatutu

Monumen yang berarti โ€œKita bersaudara, kita bersatuโ€ ini, terletak di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Monumen ini dibangun pada tahun 1998-2000 sebagai simbol perdamaian dan persatuan masyarakat dengan beragam latar belakang di Sulawesi Tengah.

Ilustrasi foto dari fotografer inluencer@sharebeforeeat, yuk kepoin dan follow!

Monumen yang berupa gedung berlantai tiga ini buka setiap hari dari pukul 08.00-22.00. Selain itu juga terdapat Gong Perdamaian Nusantara dengan diameter 2 meter. Gong ini menggambarkan peta Indonesia, simbol-simbol agama di Indonesia, lambang provinsi di Indonesia, serta logo dan nama kabupaten dan kota di Indonesia.

Paling buncit, netizen dari@ihsanakibu10, langsung aja yuk kita kepoin. Jangan lupa untuk kamu follow, ya!

Selain foto di depan monumen dan gong, Sobat Pariwisata bisa berfoto dengan latar lembah Kota Palu yang indah, hamparan lautan, serta pegunungan yang berjejer. Lengkap banget, kan?

Jika berlibur ke Kota Palu, pastikan mampir ke lima tempat instagenic. Dijamin asik dan keren! (Nita/Kusmanto).