Kalender Pariwisata di Kalimantan Selatan

Pesta Aruh Adat, Pariwisata Indonesia

Kota Seribu Sungai julukan dari Kalimantan Selatan Banjarmasin, kota yang terkenal dengan pasar terapung ini menyimpan banyak momen luar biasa dan langka, cari tahu yuk!

Baca Juga:  Kuliner Khas Kota Banjarmasin, Maknyus euy!

1. Aruh Adat Dayak Meratus

Ilustrasi foto dari postingan instagram@wargabanua. Aruh Adat merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh warga dayak Meratus setiap tahunnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Aruh Adat di lakukan sebagai rasa syukur atas hasil panen yang mencukupi. Dan agenda pariwisata ini dimaknai juga sebagai aktivitas budaya, tolak bala oleh masyarakat Dayak Meratus. Bentuk kegiatan dan pelaksanaan Aruh Adat, hampir mirip dengan pesta-pesta pada biasanya.

Warga meratus begitu antusias sambut Aruh Adat ini. Yuk, hadiri wisata budaya!

2. Baayun Maulid

Kelahiran Nabi Muhammad SAW sangat di hormati oleh masyarakat Banjarmasin, acaranya digelar setiap tanggal 12 Rabbiul Awal. Masyarakat Banjarmasin biasa menyebut ‘Baayun Maulid’ sebagai aktivitas untuk mengayun anak agar bisa tidur. Dan lumrah, hal yang biasa untuk masyarakat Banjar. Tetapi kali ini berbeda, acara Baayun Maulid disini nggak cuma bayi saja, ada juga mereka yang berusia anak-anak dan remaja. Bahkan orang dewasa pun ikut dalam acara Baayun Maulid.

Dalam foto tampak diayun sambil melantunkan syair-syair pujian untuk Nabi Muhammad SAW. Filosofi dari acaranya ini dimaknai melalui Baayun maulid, selain memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW diharapkan anak-anak Banjar bisa mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW. Berbakti terhadap orang tua. Yuk, saksikan wisata yang memadukan budaya dan religi jadi satu. Tampak dalam ilustrasi foto dari postingan instagram@radio_abdipersadafm.

Baca Juga:  5 Pesona Kalimantan Selatan, Bikin Lupa Pulang!

3. Haul Tuan Guru Besar (Abah Guru Sakumpul)

Penutup, redaksi suguhkan pilihan wisata religi saat berada di Banjarmasin. Tidak cuma terkenal magisnya, tetapi juga terkenal dengan wisata religi. Momen yang jangan dilewatkan adalah Haul Abah Guru Sakumpul, kegiatan ini biasanya dilaksanakan selama 2 hari, bertepatan pada tanggal 5 dan 6 Rajjab. Haul abah guru sakumpul ini, untuk memperingati hari wafat KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau akrab disebutnya Guru Sakumpul Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Ilustrasi visual, dari cuplikan video pendek yang diposting melalui instagram@dhalas_bapasat.

Dari tiga pilihan kalender pariwisata, mau saksikan yang mana? (Ridwan/Bahrul)