Pariwisata Indonesia
Gondola Pantai Timang dibuat sederhana dengan bahan dari kayu akasia serta tali dan katrol sederhana. (Sumber : pantainesia.com)

Spot Pariwisata Indonesia untuk Para Pemberani

Siap-siap Sport Jantung di Kereta Gantung Pulau Timang

Siap-siap Sport Jantung di Kereta Gantung Pulau Timang

Halo, Daredevils!

Menikmati Pariwisata Indonesia, salah satunya keindahan laut Indonesia emang enggak ada habisnya. Dari hamparan pasir putih, hitam, atau merah muda, ombak yang besar atau tenang, hingga batuan granit atau terumbu karang. Tapi kalo lo pengen coba sesuatu yang menantang di laut, yuk, uji adrenalin di Pantai Timang!

Nama pantai ini emang unik, Gaes. Konon, nama ini berhubungan dengan cerita wanita hamil yang sedang mencari rumput laut di area pantai tersebut. Wanita dengan usia kandungan 7 bulan itu tiba-tiba melahirkan di pantai itu. Karena sang wanita menimang bayinya di sana, maka pantai tersebut pun diberi nama Pantai Timang.

Pantai Timang terletak di Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Sekitar 80 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta atau 2-3 jam perjalanan. Akses menuju destinasi Pariwisata Indonesia yang satu ini adalah perpaduan jalanan aspal dan berbatu. Jadi, gue saranin lo datang dengan motor segala medan atau mobil yang bisa menempuh trek off-road. Tapi kalo enggak ada, lo bisa menyewa mobil jeep di rental mobil yang berada di dekat Pantai Timang.

Seperti pantai lain di daerah Gunung Kidul, Pantai Timang pun memiliki ciri khas pasir putih dan tebing yang tinggi. Tapi selain itu, pantai ini punya keunikan yang enggak bisa lo temuin di pantai-pantai lain, yaitu keberadaan Pulau Timang di seberangnya serta alat transportasi menuju ke sana.

Pulau Timang atau Batu Panjang merupakan batu karang besar yang ada di perairan yang dekat dengan Pantai Timang. Enggak seperti pulau lainnya yang ditumbuhi tanaman, Pulau Timang hanya berupa batu karang. Tapi kondisi tersebut menjadi habitat favorit udang lobster, loh.

Para nelayan pun menjadikan Pulau Timang sebagai tempat untuk berburu lobster. Tapi banyaknya batu karang di sekitar pulau ditambah ombak Laut Selatan yang ganas, pemancingan lobster tidak bisa dilakukan dengan perahu biasa. Maka pada tahun 1997, para nelayan membuat gondola atau kereta gantung untuk menyeberang dari Pantai Timang menuju Pulau Timang atau Batu Panjang.

Nah! Belakangan ini, gondola itu enggak cuma jadi alat transportasi nelayan untuk menyeberang, Gaes. Tapi, para wisatawan juga pengen menguji nyali dengan menyeberang ke Pulau Timang melalui kereta gantung tersebut.

Gondola Pantai Timang dibuat sederhana dengan bahan dari kayu akasia serta tali dan katrol sederhana. Gondola tradisional yang bisa memuat 2 orang itu digerakkan dengan tenaga manusia, loh, Gaes. Nantinya, penumpang akan menempuh jarak sekitar 100 meter dengan ketinggian 9 hingga 11 meter.

Kesederhanaan alat dipadu dengan ganasnya ombak Laut Selatan yang cipratannya sampai ke gondola, bener-bener bakal memicu adrenalin lo saat mengendarainya. Apalagi ketika berada di tengah perjalanan dan angin berhembus kencang sehingga menggoyang-goyangkan gondola. Hem… siap-siap atur napas buat mempertahankan stok keberanian, deh.

Nah, gimana kalau lo nonton juga wisata ekstrem Gondola Pantai Timang ini di Channel Youtube Official NET News.

Buat lo yang enggak mau naik gondola, ada acara lain juga untuk menuju Pulau Timang, yaitu dengan menyeberang melalui jembatan gantung. Sama seperti gondola tadi, jembatan gantung ini dibuat sederhana dengan pijakan kayu dan anyaman tali sebagai pelindung di sisi kanan-kiri.

Menurut gue, melewati jembatan ini juga butuh nyali besar. Lo harus menyiapkan kaki-kaki lo agar enggak gemetar dan bisa terus melangkah hingga ujung jembatan. Sensasi menegangkan tentu saja bakal lo dapat ketika ombak besar menerpa ditambah angin yang menggoyang-goyangkan jembatan gantung. Bener-bener bikin sport jantung!

Usai menyeberang baik dengan gondola maupun jembatan gantung, lo bakal menemukan pemandangan eksotis di Pulau Timang. Berfoto dengan latar ombak besar tentu enggak boleh lo lewatin. Lo juga bisa mencoba mencari lobster seperti yang dilakukan para nelayan.

Lobster-lobster ini bisa lo nikmati di kedai yang ada di Pantai Timang, loh. Harganya memang cukup mahal, tapi worth it dengan kelezatan yang lo rasakan.

Untuk menikmati perjalanan pergi-pulang dengan gondola esktrem ini lo hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar 150.000. Sementara untuk melewati jembatan, lo cuma membayar 100.000 rupiah. Cukup sebanding dengan keseruan yang akan lo dapatkan di Pariwisata Indonesia, kan? (Anita)

Pewarta:  Anita Basudewi Simamora
COPYRIGHT © PI 2022