The Best Coffee in The World

Kopi Gayo, Cita Rasa Original dari Ujung Barat Indonesia
Pariwisata Indonesia

Sobat Pariwisata, trend menikmati kopi di kalangan milenial memberikan warna baru dalam aktivitas ‘ngumpul bareng’ hari ini. Kopi yang dulunya hanya identik dengan warkop (warung kopi) kecil, kini telah dihidangkan di café-café modern dengan pengemasan unik dan trendi. Harganya pun bisa berkali-kali lipat dari kopi yang disuguhkan di warung tradisional.

Pariwisata Indonesia

Dari berbagai jenis kopi yang ada di dunia, ternyata salah satu yang terbaik berasal dari Indonesia, tepatnya Provinsi Aceh. Kopi Gayo namanya.

Kopi Gayo merupakan salah satu varietas kopi Arabica terbaik dunia. Kopi Arabica (Coffea arabica) pertama kali diklasifikasikan oleh Carl Linnaeus (ilmuwan Swedia) paida tahun 1753. Jenis kopi yang berasal dari Brasil dan Ethiopia ini tumbuh subur di ketinggian 700-1700 mdpl dengan suhu 16-20 derajat celcius.

Menurut sejarah, Kopi Gayo pertama kali dibawa ke Indonesia sekitar tahun 1902 oleh seorang berkebangsaan Belanda. Kopi ini awalnya ditanam di daerah Jatinegara, Batavia, tepatnya di daerah yang saat ini dikenal dengan nama Pondok Kopi. Selanjutnya, kopi ini pun dibawa ke daerah Aceh dan mulai ditanam di sana.

Pariwisata Indonesia

Sejak tahun 1908, perkebunan kopi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues mulai tumbuh subur. Berbekal pengetahuan petani yang bertetangga dengan perkebunan kopi Belanda, kebun-kebun kopi rakyat pun mulai dibuka pada tahun 1925-1930. Sejak saat itu kebun-kebun kopi mulai meluas. Hingga hari ini, setidaknya terdapat 125 hektar kebun kopi di Aceh. Kebun kopi ini menjadi yang terluas di Indonesia bahkan Asia.

Kopi Gayo memiliki tekstur yang padat, warna yang pekat, aroma yang khas, dan cita rasa yang sangat nikmat. Semua itu tidak lepas dari daerah topografi kebun Kopi Gayo hingga pengolahan yang masih alami. Misalnya, alih-alih dikeringkan dalam oven, para petani memilih menjemur biji kopi di bawah sinar matahari. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga cita rasa Kopi Gayo ini.

Berdasarkan rasanya yang original, tidak heran jika kopi ini memilki tempat tersendiri di hati para penikmat kopi. Kopi Gayo Aceh bahkan telah mendapat pengakuan internasional salah satunya dengan terpilihnya Kopi Gayo sebagai nominasi The Best No 1 dalam International Conference on Coffee Science, yang dilaksanakan di Bali, Oktober 2010 silam.

Satu kilogram Kopi Gayo bisa dihargai dari 250.000 hingga 500.000 rupiah. Meskipun menjadi salah satu kopi termahal, Kopi Gayo tetap diminati. Kopi ini telah bertahun-tahun menembus pasar global dan menjadi salah satu komoditas unggulan. Negara utama tujuan ekspor Kopi Gayo adalah Amerika dan Eropa.

Sobat Pariwisata bisa menikmati kopi ini di berbagai kedai kopi yang menawarkan Kopi Gayo sebagai salah satu menunya. Selain itu, Kopi Gayo juga bisa ditemukan baik di pasar tradisional, pasar modern, maupun pasar online. Para pecinta kopi, wajib mencoba cita rasa Tanah Gayo ini!(Nita)