Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, pohon kayu putih, bunga dari tanaman kayu putih, Website Pariwisata Indonesia, Media Pariwisata Indonesia, Wisata Budaya, Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku, Rumah Adat Nusantara, Pariwisata Maluku, situs pariwisata indonesia official, pariwisata indonesia official, media pvk, umi kalsum founder pvk, wisata budaya, Tari Saureka, Media PVK Grup, Minyak Kayu Putih, Minyak Kayu Putih asal Maluku, minyak kayu putih asal Pulau Buru, Warisan Budaya Tak Benda dari Provinsi Maluku, Welcome Indonesia
Minyak Kayu Putih, Foto: klikdokter.com

Senjata Andalan Para Ibu

Bagi masyarakat Indonesia, minyak kayu putih bukanlah barang asing. Cairan yang memberikan sensasi hangat ini menjadi salah satu andalan para ibu untuk keluarga dalam mengasuh dan merawat anak. Dari penghangat sesudah mandi, meredakan gatal-gatal karena digigit serangga, meringankan sakit kepala dan sakit gigi, hingga pereda ketika flu dan batuk. Sobat Pariwisata Indonesia, minyak kayu putih merupakan warisan nenek moyang Maluku. Mau tahu ulasan ini? Silakan klik disini.

Bagi masyarakat Indonesia, minyak kayu putih bukanlah barang asing. Cairan yang memberikan sensasi hangat ini menjadi salah satu andalan para ibu untuk keluarga dalam mengasuh dan merawat anak. Dari penghangat sesudah mandi, meredakan gatal-gatal karena digigit serangga, meringankan sakit kepala dan sakit gigi, hingga pereda ketika flu dan batuk. Sobat Pariwisata Indonesia, minyak kayu putih merupakan warisan nenek moyang Maluku. Mau tahu ulasan ini? Silakan klik disini.

Minyak kayu putih asal Pulau Buru sendiri merupakan minyak kayu putih asli dan kerap dijadikan sebagai oleh-oleh khas Maluku.

Selain itu, permintaan akan minyak kayu putih asli ini kerap berdatangan dari luar daerah dan luar pulau. Terutama di masa pandemi ini.

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, pohon kayu putih, bunga dari tanaman kayu putih, Website Pariwisata Indonesia, Media Pariwisata Indonesia, Wisata Budaya, Rumah Baileo, Rumah Adat Maluku, Rumah Adat Nusantara, Pariwisata Maluku, situs pariwisata indonesia official, pariwisata indonesia official, media pvk, umi kalsum founder pvk, wisata budaya, Tari Saureka, Media PVK Grup, Minyak Kayu Putih, Minyak Kayu Putih asal Maluku, minyak kayu putih asal Pulau Buru, Warisan Budaya Tak Benda dari Provinsi Maluku, Welcome Indonesia
Proses penyulingan memanfaatkan kayu bakar untuk merebus daun kayu putih

Masyarakat lokal Maluku memproduksi minyak kayu putih dengan cara tradisional. Prosesnya sendiri tidak terlalu rumit dan menjadi pengetahuan yang telah diwariskan secara turun temurun.

Awalnya, daun-daun kayu putih yang telah dipetik, dijemur selama kurang lebih seminggu. Daun-daun tersebut kemudian dimasukkan ke ketel dan dimasak.

Baca Juga :  Baju Cele, Pakaian Adat Asal Maluku
Baca Juga :  Rajut Persaudaraan

Agar uap dari daun tidak menguap, ketel harus ditutup rapat-rapat. Proses pemasakkan sendiri berlangsung sekitar 6 jam. Setelah proses pemasakkan selesai, ketel pun didinginkan.

Uap yang telah dingin akan menghasilkan minyak kayu putih yang akan keluar dari pipa penyulingan. Proses penyulingan ini bisa berlangsung hingga 20 menit.

Bagi masyarakat Indonesia, minyak kayu putih bukanlah barang asing. Cairan yang memberikan sensasi hangat ini menjadi salah satu andalan para ibu untuk keluarga dalam mengasuh dan merawat anak.

Dari penghangat sesudah mandi, meredakan gatal-gatal karena digigit serangga, meringankan sakit kepala dan sakit gigi, hingga pereda ketika flu dan batuk.

Di Indonesia, banyak beredar minyak kayu putih yang telah diolah modern dan diberi beberapa campuran tambahan. Namun, jika ingin menjajal minyak kayu putih asli tanpa campuran, Sobat Pariwisata bisa membeli minyak kayu putih asal Pulau Buru.

Sobat Pariwisata Indonesia, tahun 2017 minyak kayu putih ditetapkan menjadi salah satu warisan budaya tak benda dari provinsi Maluku, sudah tahu?

(Nita/Kusmanto)