Wisman ke Bali Capai 1.600 Lebih, Menko Luhut: Hotel Bubble Akan Ditambah, Ini Syarat PPLN ke Pulau Dewata Bakal Bebas Karantina

Pariwisata Indonesia, Berita Pariwisata Indonesia, Berita Menko Luhut B. Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan (Foto: Media PI/Dok.Humas Kemenko Marves)

Persyaratan Bagi PPLN ke Bali Tanpa Karantina

  1. PPLN harus menunjukkan pembayaran booking hotel minimal empat hari, dan PPLN asal WNI harus bisa menunjukkan bukti domisili WNI.
  2. PPLN harus sudah menerima vaksinasi lengkap atau booster.
  3. PPLN harus melakukan entry PCR test dan menunggu di kamar hotel hingga hasil tes terbukti negatif. Setelah negatif, PPLN diperkenan untuk beraktivitas dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama di Bali.
  4. PPLN tetap diwajibkan untuk melakukan tes PCR di hari ketiga di hotelnya masing-masing.
  5. Penyelenggaraan event internasional yang digelar di Bali selama masa uji coba tanpa karantina, maka semua peserta dan selama kegiatan berlangsung wajib untuk tes antigen.

Dalam jumpa pers secara daring itu, selepas ia menyampaikan sejumlah persyaratan tersebut.

Luhut kembali menambahkan, Bali dipilih sebagai lokasi uji coba proyek percontohan karena tingkat vaksinasi dosis kedua umum yang tercatat sudah lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya.

“Namun dalam masa persiapan menuju 14 Maret, kami akan terus mengakselerasi dosis kedua lansia booster,” ujarnya.

Selanjutnya, bila kebijakan tanpa karantina di Bali tak menemukan kendala sedikitpun, pihaknya akan mengupayakan untuk diperluas ke seluruh Indonesia.

“Jika uji coba di Bali berjalan baik, kami akan perluas kebijakan tanpa karantina di seluruh Indonesia mulai 1 April atau lebih cepat dari 1 April 2022. Namun sekali lagi, kebijakan ini akan diberlakukan berdasarkan data perkembangan pandemi ke depan,” pungkas Luhut.

Kabar baik berikutnya, “selain itu akan dilakukan pencabutan kewajiban adanya sponsor penjamin untuk permintaan e-visa turis karena dinilai memberatkan wisatawan asing yang akan masuk,” janji Menko Luhut.

Semoga kebijakan tersebut memberikan percepatan pemulihan sektor pariwisata di Bali, lebih jauh diharakan akan memantik pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (soet)

× Hubungi kami