Usai Merger, BSI Tebar Pesona Pikat Investor Potensial

Mantan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri penuh semangat dan optimis, hasratnya meraup investor strategis lewat terbentuknya pengelolaan dana investasi (Sovereign Wealth Fund/SWF) diharapkan mulus. Dirut Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi berancang-ancang dan mulai tebar pesona memikat investor potensial. Berikut beritanya.
Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media PVK Grup, BANK SYARIAH INDONESIA TEBAR PESONA PIKAT INVESTOR POTENSIAL,HERY GUNARDI,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MENTERI BUMN ERICK THOHIR,PRESIDEN JOKO WIDODO,PT BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TBK,SITUS PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA
PT. Bank Syariah Indonesia Tbk / Foto: Kompas.com

PariwisataIndonesia.id – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk., sebagai entitas usaha dari penggabungan tiga bank syariah milik Himbara, yakni: PT Bank BRISyariah, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah.

Sejak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan BSI di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/2) lalu. Kini, Direktur Utama (Dirut) Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi bisa melenggang. BSI telah syah beroperasi di Indonesia.

Kepala Negara berpesan agar BSI menjadi Bank yang universal, bersifat terbuka, inklusif, serta menjangkau masyarakat di seluruh segmen. Presiden pun mengharapkan kepada Bank yang berplatform Syariah ini dapat memaksimalkan pelayanan dengan menyuguhkan teknologi digital guna menjangkau generasi milenial agar mau menjadi nasabahnya, dan menyediakan produk yang kompetitif serta memenuhi kebutuhan berbagai segmen mulai dari UMKM, korporasi, hingga ritel.

“Sebagai barometer perbankan syariah di Indonesia Insya Allah nantinya regional dan dunia, saya harapkan Bank Syariah Indonesia harus jeli dan gesit menangkap peluang, harus mampu menciptakan tren-tren baru dalam perbankan syariah, dan bukan hanya mengikuti tren yang sudah ada,” harap Presiden ketujuh Indonesia.

Presiden Jokowi menegaskan keyakinannya, Ekonomi Syariah Indonesia akan tumbuh dan berkontribusi besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta membuktikan bahwa Islam adalah agama yang Rahmatan ‘lil Alamin.

Lanjut dari itu, Hery Gunardi mensyiarkan bahwa investor strategis diperlukan untuk memperluas ekspansi ke manca negara. BSI mulai menyambangi investor asal Timur Tengah yang memiliki banyak pengalaman di industri keuangan Syariah.

“Kami ingin strategic investor. Jadi, nanti bisa resiprokal bila investor dari luar negeri. Bisa buka cabang di sana [negara investor]. Membuka peluang investor global, terutama di kawasan Middle East sebagai investor strategis untuk memiiki saham BSI,” tuturnya saat temu ramah bersama awak media, seperti dikutip Bisnis.com, Selasa (2/2).

Dari data yang dihimpun oleh redaksi Pariwisata Indonesia, Bank berplatform Syariah yang dipimpin oleh Hery berhasil menyatukan tiga bank dibawah naungan BSI yang digadang masuk dalam jajaran top 10 Bank Syariah terbesar di tingkat dunia. Ditaksir, Bank Syariah Indonesia memiliki aset mencapai Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri penuh semangat dan optimis, hasratnya meraup investor strategis lewat terbentuknya pengelolaan dana investasi (Sovereign Wealth Fund/SWF) diharapkan mulus.

Sang Dirut BSI berancang-ancang dan mulai tebar pesona memikat investor potensial seperti Abu DHabi Investment Authority, Abu DHabi Investment Council, Cyprus National Investment Fund, Emirates Investment Authority, International Petroleum Investment Company, Investment Corporation of Dubay, Kuwait Investment Authority, dan The Abraaj Group.