Brother, Uji Nyali di Jembatan Situgunung!

Pariwisata Indonesia

Brother mungkin sudah tahu tentang Akasi Kaikyo, jembatan gantung terpanjang di dunia. Jembatan yang ada di Jepang ini memang cukup terkenal. Namun, Indonesia juga boleh berbangga. Pasalnya brother, kita pun memiliki jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara. Penasaran nggak?

Brother, jembatan terpanjang se-Asia Tenggara itu bernama Situgunung Suspension Bridge atau Jembatan Situgunung. Jembatan gantung atau suspension bridge, merupakan jenis jembatan yang menggunakan tumpuan ketegangan kabel. Biasanya ditemukan pada lokasi dengan kondisi geografi yang memiliki banyak gunung, lembah, ataupun sungai.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Grace Ayume (@ayume_yume) on

Jembatan Situgunung terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TGGP), Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan sepanjang 243 meter ini dibangun sejak bulan Mei 2017, dan butuhkan waktu 4 bulan dalam finishing pengerjaan.

Hebatnya lagi, pembangunan jembatan dilakukan secara manual tanpa alat berat. Dan pengerjaannya cuma melibatkan masyarakat setempat. Namun, tentunya dengan pendampingan dari tenaga ahli Puslitbang Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR. Pendampingan ini diperlukan untuk memantau standar keamaan prosedural operasional dari jembatan ini.

Jembatan Situgunung (Sumber: Google/Ilutrasi)
Jembatan Situgunung (Sumber: Google/Ilustrasi)

So, Brother nggak perlu meragukan keamanannya, ya. Jembatan yang dibangun pada ketinggian 107 meter itu telah beroperasi sejak tahun 2018. Pada 9 Maret 2019, Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, resmikan Jembatan Situgunung ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (@adhikaryaid) on

Menyusuri Jembatan Situgunung menjadi tantangan tersendiri. Sebelum berjalan di atas jembatan, pastikan beban maksimal untuk 90 orang. Menyusuri jembatan, brother diberikan sabuk pengaman di pinggang. Saat mulai berjalan dari tepi, suguhkan pemandangan indah pepohonan serta sungai kecil. Jangan terlalu sering melihat ke bawah brother. ‘Ngeri!’

Berjalan santai brother, nikmati panorama indahnya Jembatan Situgunung. Perlahan rasakan sensasi adrenalin yang nggak ada di tempat lain. ‘Keren!’

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Shinta Rosari (@shintarosari) on

Ketegangan biasanya mulai muncul saat berada di tengah jembatan. Di sini, angin berhembus lebih kencang dan bikin jembatan sedikit berayun. ‘Tantangan dan sensasi uji adrenalin, bisa dicobain!’

Namun, kecemasan nggak usah berlebih. Brother tidak perlu khawatir. Ada petugas berdiri di tengah-tengah jembatan. Siap memberikan bantuan, relaksasi brother. Tarik nafas, santai. ‘Slow, be cool brother!’

Tenang, untuk mengurangi perasaan takut pengunjung. Selain dilengkapi sabuk pengaman yang dikaitkan, kehadiran petugas dan pembangunan jembatan di buat secara profesional. Semua diperhitungkan dan direncanakan matang. Menghadirkan perasaan aman dan nyaman.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by VIOLETVINDA (@violetvinda) on

Setelah brother mampu menaklukan rasa takut, Curug Sawer sambut kehadiran brother di episode trip. Lanjutkan bonus trip eksotik wisata Curug Sawer dan ada Air Terjun brother!

Untuk menguji adrenalin di Jembatan Situgunung, brother cuma perlu merogoh sebesar 50.000 rupiah. Kawasan ini buka tiap hari sejak pukul 07.30 pagi hingga 17.30 sore.

Tunjukan keberanian brother dengan menyusuri Jembatan Situgunung. ‘Brother tunggu apalagi?’ (Nita/Kusmanto)