Soal Penyelenggaraan Formula E, Ketua DPRD DKI Kritik Anies yang Tebang Pilih Laksanakan Perda Jakarta

Pariwisata Indonesia, Foto Ketua DPRD DKI Kritisi Penyelenggaraan Formula E

PARIWISATAINDONESIA.ID – Ketua DPRD Provinsi DKI, Prasetyo Edi Marsudi mengkritik Gubernur Jakarta, Anies Baswedan yang berkukuh melaksanakan Formula E sesuai dengan perintah Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Perubahan 2020.

Menurutnya, Anies tebang pilih dalam melaksanakan Perda. Perda tersebut tentang pembayaran commitment fee formula E sebesar Rp560 miliar.

“Menariknya, pembayaran commitment fee itu dilakukan sebelum Perda disahkan. Sementara Pak Anies telah membuat Instruksi Gubernur kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga untuk meminjam uang kepada Bank DKI. Perda APBD 2020 justru bukan untuk membayar commitment fee formula E, tapi membayar hutang ke Bank DKI,” kata Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Senin (24/1/2022).

Politikus PDI-P itu menyampaikan, jika Anies menyatakan kewajibannya untuk menjalankan perintah Perda, maka ada ribuan pagu anggaran kegiatan dalam setiap APBD yang disahkan dan harus dilaksanakan.

Termasuk salah satunya menormalisasi sungai sebagai upaya pemerintah menangani banjir Jakarta dalam APBD Perubahan tahun 2020.

“Tapi faktanya, Gubernur tidak melaksanakan perintah Perda tersebut dan tidak mau melaksanakan pembebasan lahan. Gubernur takut disebut tukang gusur,” ucapnya.

Pras juga meminta kepada Anies tidak berlindung dibalik Perda dalam menjalankan ambisi pribadinya menggelar Formula E. Apalagi, untuk melaksanakan even itu menggunakan dana triliunan rupiah dari APBD.

“Masalah Jakarta itu dua, macet dan banjir. Jadi tolong ayo sama-sama kerja, fokus dulu ke masalah itu,” tegas dia.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Formula E bukanlah ajang yang dipaksakan. Ia menyebut menggelar balap mobil listrik itu merupakan amanat Peraturan Daerah atau Perda.

Perda yang dimaksud adalah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Perubahan tahun 2020. Formula E merupakan salah satu program yang sudah dianggarkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. (Ben)