Warga Bali Di Himbau Tetap Di Rumah, Sehari Setelah Hari Raya Nyepi

sumber foto: indozone.id

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Hari Raya Nyepi yang di rayakan hari ini rabu 25 maret 2020, merupakan acara peringatan tahun baru Saka berdasarkan kalender Bali. Kalender ini adalah kalender modifikasi Kalender Saka yang berasal dari India dengan tambahan elemen-elemen masyarakat setempat. Di dalam kalender Masehi, hari raya Nyepi selalu jatuh di antara bulan Maret dan April setiap tahunnya.

Hari raya Nyepi dirayakan oleh umat Hindu di Indonesia. Nyepi berasal dari kata sepi yang berarti sunyi dan masyarakat Hindu berhenti dari semua kegiatan di hari suci ini. Di Provinsi Bali di mana sebagian besar masyarakat menganut agama Hindu, semua aktivitas umum juga ditiadakan kecuali untuk rumah sakit. Bahkan bandar udara internasional Ngurah Rai pun ditutup selama 24 jam.

Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau masyarakat tetap berada di rumah setelah Hari Raya Nyepi untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19. Dalam surat edaran yang dikeluarkan Koster, warga Bali diimbau gak keluar rumah pada Kamis (26/3/2020) atau sehari setelah Hari Raya Nyepi yang jatuh pada hari ini, Rabu (25/3/2020).

Koster mengingatkan warganya tentang penyebaran virus corona baru yang semakin luas di Bali. Masyarakat pun diminta waspada dan tak menganggap remeh virus tersebut. Upaya pencegahan yang paling efektif yakni dengan membatasi aktivitas di luar rumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain ya Gaaees.

#LawanCorona #JagaKesehatan #JanganPanik

#PariwisataIndonesia #CintaIndonesia