Jelang HANI 2021, BNN Konsisten Gemakan War On Drugs

umi kalsum founder dan ceo pvk group, pariwisata indonesia,BNN KONSISTEN GEMAKAN WAR ON DRUGS,HANI 2021,HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL,HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL DIPERINGATI SETIAP 26 JUNI,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) REPUBLIK INDONESIA KOMJEN. POL. DR. DRS. PETRUS REINHARD GOLOSE M.M.,MEDIA PVK GROUP,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,WAR ON DRUGS, Umi Kalsum Founder dan CEO PVK Group,HANI 2021,HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL DIPERINGATI SETIAP 26 JUNI,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) PROVINSI JAWA BARAT BRIGJEN POL. BENNY GUNAWAN,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GROUP DENGAN 10 SITUS PARIWISATA DAN E MAGAZINE,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Slogan Hari Anti Narkotika Internasional 2021 / Dok. Humas BNN

PariwisataIndonesia.id – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) diperingati setiap tahun pada tanggal 26 Juni nanti.

Pada tahun ini, peringatan tersebut mengambil tema “War on Drugs” dan sudah terlihat semaraknya.

Hal tersebut ditandai dari gelaran Festival Film Pendek BNN RI 2021 untuk mengajak semua pihak unjuk kreativitas, dan yang terbaru kegiatan tes urine yang dilaksanakan oleh Direktorat Peran Serta Masyarakat, khususnya Bidang Lingkungan dan Masyarakat di Terminal Keberangkatan Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (4/5) kemarin.

Baca juga :  Ayo Ikuti Festival Film Pendek BNN RI Tahun 2021, Ini Formulirnya 

Untuk mensyiarkan peringatan HANI 2021, Media PVK (Prima Visi Kreasindo) Group turut hadir dan mendukung kebijakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dibawah nahkoda Komjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. selaku Kepala BNN yang dulunya pentolan reserse kini menjadi pemburu penjahat narkoba.

Media PVK Group bergerak dalam jaringan online berkonsep pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM.

Oleh karenanya, sangat pantas menyongsong HANI 2021, redaksi situs Pariwisata Indonesia (PI) membagikan secuil informasi tentang profil orang nomor satu di lingkungan BNN dan sejarah berdirinya BNN.

Baca juga :  Kepala BNN Petrus Golose, Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

Di balik sukses dan menggema slogan “War on Drugs” tak lepas dari nama Petrus Golose adalah lulusan Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 1988 dan pendidikan S1 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tahun 1998. Kemudian ia menamatkan Program Magister Manajemen tahun 2002.

Dari catatan yang dihimpun redaksi, diketahui Kepala BNN Petrus Golose turut berpartisipasi sebagai peserta dan pembicara baik itu seminar, kursus, maupun workshop yang berhubungan dengan money laundering, cybercrime, pemberantasan narkoba dan teroris di dalam dan luar negeri.

Namanya juga tercatat dan terlibat aktif dalam Panitia Kerja dan Panitia Khusus sebagai wakil dari Pemerintah RI dalam merumuskan RUU Informasi dan Transaksi Elektronik yang telah diundangkan menjadi UU No. 11 Tahun 2008 pada tanggal 21 April 2008, termasuk penyelidikan atas kejahatan internasional di Singapura, Malaysia, AS, Jepang, Timor Timur, New Zealand, Amerika Selatan, Kamboja, Thailand dan Philipina.

Baca juga :  Pentolan Reserse Kini Menjadi Pemburu Penjahat Narkoba

Dia meraih gelar Doktor Kajian Ilmu Kepolisian melalui disertasinya berjudul “Manajemen Penyidikan Tindak Pidana Hacking. Studi Kasus: Penyidikan Tindak Pidana Hacking website Partai Golkar Oleh Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri” pada Sabtu, 7 Juni 2008.

Disertasi Petrus tidak ujug-ujug muncul, melainkan terkait peristiwa tahun 2006 saat ia tengah menjabat Kepala Unit V IT & Cybercrime Bareskrim Polri.

Selama kariernya tersebut, dirinya berhasil mengungkap dua kasus hacking di Indonesia yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap yaitu hacking website KPU dan hacking website Partai Golkar.

Sejak itu, dia langsung menerbitkan buku berjudul “Seputar Kejahatan Hacking: Teori dan Studi Kasus” pada tahun 2008.

Perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang tiga adalah kelahiran Manado, pada 27 November 1965, termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat cukup melesat.

Petrus Golose bisa disebut sosok polisi yang memiliki rekam jejak luar biasa. Tercatat, dia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto berekan dengan Tito Karnavian, Idham Aziz, dan Rycko Amelza saat menyergap kelompok teroris Dr. Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur.

Berkat prestasinya melumpuhkan teroris bersama kompatriot, dia berhasil mengusut dan menumpas dalang pengeboman dalam kasus Bom Bali II pada tanggal 9 November 2005.

Tak hanya itu, Petrus Golose distigma sebagai pemburu teroris yang terkenal garang, kini tugas pejabat polisi dengan basic reserse berubah menjadi sosok yang menghantui bandar narkoba di Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo mendapuknya untuk mengemban amanat sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Drs. Heru Winarko, S.H yang memasuki purna tugas berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 203/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Narkotika Nasional, sejak 23 Desember 2020. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Kepolisian Daerah Bali.

Baca juga :  BNN: Kronologi Pengungkapan Jaringan Kampung Ambon dan Pemusnahan “BB” Narkoba

Dalam jumpa pers pertamanya, belum sebulan Petrus dilantik, berhasil mengungkap kasus narkotika jaringan “Kampung Ambon” dan Pemimpin Redaksi PI, Kusmanto hadir dalam kesempatan itu, pada pekan pertama kuartal awal tahun, di Lapangan Parkir Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (8/1) pagi tahun lalu.

Menjelang tanggal 26 Juni nanti, momen penting peringatan HANI 2021 adalah hari dimana menjadi pesan peringatan bahwa perlu gerakan bersama dan upaya saling mengingatkan, dimaknai sebagai bentuk keprihatinan masyarakat dunia terhadap permasalahan penyalahgunaan narkotika di tengah pandemi ini yang semakin mengkhawatirkan.

Meski di tengah pandemi pihak BNN tak pernah kendor, selalu memperkuat aksi dan mengajak masyarakat ikut berperan termasuk BNN kerja sama secara mondial. Demi terwujudnya “Indonesia Bersinar” maka Petrus Golose terus menggelorakan semangat War On Drugs di seluruh Indonesia serentak.

Khususnya, generasi muda harapan bangsa dapat menjauhkan dan terhindar dari: penyalahgunaan narkoba; melawan penyalahgunaan obat-obatan, dan penjualan obat secara ilegal.

Kunjungi website www.bnn.go.id dan instagram @infobnn_ri, untuk informasi lengkap terkait Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Ayo, selamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

Selanjutnya >>> Secuil Sejarah Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia


Halaman

1)      2)     3)

Laporkan kejahatan narkotika dan prekursor narkotika di lingkungan Anda secara lengkap melalui Call Center di 184, SMS di 1784, atau pesan WhatsApp di +6281221675675. Identitas pelapor akan dirahasiakan sepenuhnya #StopNarkoba