Kamu Suka Surfing? Empat Lokasi Sangat Direkomen, Mau Tahu?

Mentawai urutan pertama dan paling terfavorit untuk surfing di Indonesia
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Novrial Rajo Mangkuto, Novrial Sumatera Barat, Kadispar Sumatera Barat, Orang No Satu Membuat Pariwisata Sumatera Barat Besar, Berjasa Bikin Sumbar Mendunia, Novrial Rajo Mangkuto, Pariwisata Indonesia, Media PVK Grup, Pariwisata Sumatera Barat,Mentawai, Kota Padang, Presiden Jokowi, Berita Pariwisata, Media Pariwisata Indonesia, Situs Pariwisata Indonesia, Pariwisata, Website Pariwisata Indonesia, Indonesia Culture and Tourism, Halo Indonesia, Explore Indonesia, Indonesia Investment, Media Resmi Pariwisata Indonesia, Website Resmi Pariwisata Indonesia, Situs Resmi Pariwisata Indonesia, Indonesia Media Tourism, Umi Kalsum Founder PVK Grup, Pulau Siberut, Suku Siberut, Tari Toga
Surfing. Sumber Foto : ist

Pariwisata Indonesia—Hai Gaaees!

Banyak surfer dari mancanegara yang ke sini. Dikalangan surfer mancanegara tempat-tempat ini, sudah familiar.

Baca juga :  Gua Agung Garunggang! Wisata Ekstrem di Sentul-Bogor Bagi Penyuka Tantangan, Wajib Dicoba

Gak usah berlama-lama! ‘Cus’, langsung saja untuk mencari tahu lokasi surfing yang direkomendasikan, dan terfavorit di Indonesia. Ini dia!

Baca juga :  Gua Agung Garunggang, Situs Indonesia Traveler: Keseruan yang Mengasyikkan

1. Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat

Kepulauan Mentawai yang terletak di lepas pantai Padang, Provinsi Sumatra Barat diketahui memiliki 400 spot surfing dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Namun, ada 49 titik lokasi terfavorit yang menjadi surganya bagi peselancar asing. Salah satunya adalah spot surfing yang terletak di Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai.

Baca juga :  Wisatawan Nusantara, Novrial :  Ranah Minang Nan Elok

2. Pantai Plengkung, Banyuwangi, Jawa Timur

Pantai Plengkung terletak 20 kilometer dari Desa Grajagan dan termasuk bagian dari Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi. Pantai yang juga dikenal di kalangan sufer sebagai G-Land ini memiliki ombak dengan ketinggian 6 hingga 8 meter sepanjang 2 kilometer.

Baca juga :  Jalan-jalan Masuk Hutan Pulau Siberut

Ombak di Pantai Plengkung juga mempunyai 7 gulungan dengan interval sekitar 5 menit. Ketinggian dan gulungan ombak yang menantang itu berasal dari tekanan air laut di Kutub Selatan.

Selain ombak, G-Land pun berhasil memikat hati para peselancar asing. Mengapa? Jawabannya karena suasana alam disini masih rimbun dan belum terjamah tangan manusia.

3. Pantai Uluwatu, Bali

Rasanya tak berlebihan kalau Bali mendapat predikat sebagai ibu kota surfing Asia, karena terdapat 50 titik surfing yang tersebar di beberapa pantai di sekitar Pulau Bali. Jika Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan menjadi tujuan utama para surfer yang menyukai privasi saat melakukan olahraga surfing.

Pantai Uluwatu menjadi pilihan mereka yang menyukai gabungan antara bermain ombak, surfing dengan pemandangan indah.

Baca juga :  Tato Mentawai

Pantai Uluwatu dikelilingi tebing tinggi dengan sejumlah pura yang didirikan di atasnya, salah satunya adalah Pura Luhur Uluwatu yang didirikan sekian ratus tahun yang lampau.

Baca juga:  5 Tempat Wisata Ngehits di Indonesia Selain Bali dan Raja Ampat

Ketinggian ombak di Pantai Uluwatu sendiri mencapai 5 hingga 8 meter, ini surganya buat kalangan surfer. Gulungan ombaknya bersusul-susulan dan sangat kuat.

Lokasinya yang selain bagus untuk berselancar, pemandangan sekitar pantai tampak begitu memesona dan eksotik. Sangat wajar jika lokasi surfing di Pantai Uluwatu menempati peringkat ke-3 spot surfing terbaik di dunia versi CNN Travel.

Baca juga :   Novrial : Kami Anggap Pandemi ini Pit Stop

4. Pulau Nihiwatu, Sumba Barat

Satu lagi lokasi surfing yang menjanjikan ketenangan adalah pantai di sepanjang Pulau Nihiwatu yang terletak di Sumba Barat, Kepulauan Nusa Tenggara. Disini kamu dapat menikmati paduan antara alam yang cantik, keunikan budaya, keramahan penduduk lokal berikut sensasi mengendarai ombak yang menantang.

Dikenal dengan julukan Left God Waves, pihak resort yang merupakan pengelola tunggal Pantai Nihiwatu membatasi hingga 10 orang surfer saja yang boleh mengendarai ombak Nihiwatu dalam satu hari. Ini dilakukan sebagai upaya menjaga privasi serta keamanan pengunjung hotel lainnya.

#PariwisataIndonesia #CintaIndonesia