PariwisataIndonesia.id – Dalam rangka menyemarakkan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 yang diperingati setiap 26 Juni, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali bersama dengan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) melaksanakan kegiatan touring sekaligus merayakan ulang tahun ke 16 PPMKI Bali, Rabu (23/5) lalu.
Baca juga : HANI 2021! Bobby Nasution Dukung Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pemuda Medan
Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar menyatakan HANI 2021 untuk mengingatkan masyarakat agar menghindari penyalahgunaan narkoba serta melawan peredaran gelap narkotika, serta persoalan narkoba adalah musuh kita bersama.
Kemudian, ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Bali yang senantiasa mendukung BNN dalam melindungi masyarakat Bali dari ancaman dan bahayanya narkoba.
Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan Kepala BNN Provinsi Bali kala itu didampingi oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar, Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan serta Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M).
Baca juga : Lomba Karya Tulis Ilmiah BNN 2021, Ini Pemenangnya
Tak lupa juga acara ini pun mendapatkan dukungan dari dr. Bagus Darmayasa selaku Direktur Utama RS Puri Raharja; Jos Darmawan pemilik Kebon Vintage Cars di Bali sekaligus kolektor mobil kuno penuh sejarah dan bertindak selaku penasehat PPMKI Bali.
Mereka turut serta berkolaborasi bersama mensosialisasikan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan cara pembagian dan penempelan stiker “War On Drugs” di seluruh mobil peserta touring, Gde Sugianyar berharap para peserta touring hidup sehat tanpa narkoba.
Pemerintah Provinsi Bali diwakili oleh Wakil Gubernur Bali yang akrab disapa Cok Ace melepas rombongan PPMKI menuju Kota Negara.
Sejumlah rangkaian kegiatan yang digelar oleh BNN Bali terkait jelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional disambut positif industri pariwisata di Bali dan semarak HANI 2021 bak angin sepoi-sepoi.
Cok Ace yang juga menjabat Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyambut baik inisiasi BNN tersebut, dan menerangkan HANI 2021 pengungkit pemulihan ekonomi Bali.
Pasalnya, menanti dan harap cemas dibukanya keran turis mancanegara bulan Juli nanti, Cok Ace merasa event tersebut memberikan semangat optimis pelaku pariwisata di wilayahnya di tengah pandemi COVID-19.
Ketua PHRI dalam sambutannya mengajak Krama Bali, khususnya Generasi Muda agar menjauhi narkoba, katanya mencemari alam dan budaya Bali serta tidak sejalan dengan visi “Nagun Sat Kerthi Loka Bali” dalam mewujudkan Krama Bali yang sehat sejahtera dan bahagia tanpa narkoba.
Di tempat terpisah dan dalam waktu yang berbeda, pada Senin (21/6) lalu. BNN Bali juga diketahui sempat menyambut kehadiran Kepala BNN Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Petrus Reinhard Golose.
Baca juga : Secuil Sejarah Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia
Kunjungan kerja orang nomor satu di lingkungan BNN dalam penelusuran redaksi Pariwisata Indonesia untuk meninjau sarana prasarana kantor BNN Provinsi Bali, seperti xray, K9, mobil tes urine, alat khusus pemberantasan, klinik pratama, rumah tahanan, ruang media center dan studio bersinar BNN Provinsi Bali.
Saat menjabat Kapolda Pulau Dewata selama empat tahun lebih, Petrus Golose juga berjasa banyak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali. Program kerjanya dulu dan pernah mengemuka adalah “Premanisme dan Narkoba No Way”.
Mantan pentolan reserse yang menjabat pimpinan pemburu penjahat narkoba mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan jajaran serta stakeholder terkait yang telah menjaga masyarakat Bali dari ancaman bahaya narkoba.
Dirinya mendukung penuh langkah kerja BNN Bali dan mitra kerjanya melalui pemberdayaan kearifan lokal di setiap desa, Petrus mendorong penyalahgunaan narkotika terus ditekan di tingkat desa guna mewujudkan Bali bersinar, bersih narkoba.
Di sela kunjungan, Petrus Golose mengingatkan bahwa bandar narkoba mulai membidik jalur masuk barang terlarang melalui akses strategis, salah satu daerah target yang disasar mereka yaitu kelurahan-kelurahan dan desa-desa yang ada di Bali.
Namun, kerawanan tersebut sudah termonitor dan terus dalam pantauan BNN.
Kehadiran Petrus terlihat bersama Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Brigjen Pol. Sulistyo Pudjo Hartono yang turut serta mendampingi sang atasan.
Selanjutnya, ia menyampaikan pesan melalui BNN Bali bahwa Provinsi dan seluruh stakeholders terkait untuk bersama-sama menindak lanjuti hal itu.
Pesannya, berikan pendampingan kepada para pelaksana di kelurahan/desa; dan tingkatkan lahirnya kelurahan/desa yang bersih narkoba agar hal serupa pun diterapkan menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan.
Menurut Petrus Golose lagi, narkoba adalah musuh bersama dan BNN juga memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan film pendek yang mengambil tema “Ketahanan Keluarga dalam Mewujudkan Desa Bersih Narkoba”.
Baca juga : Hari Anti Narkotika Internasional Diperingati Setiap 26 Juni, Ini Pesan Kepala BNN Jabar
Dilansir dari laman resminya, terungkap bahwa Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar mengucapkan, “Selamat HANI 2021.”
Sugianyar juga mengajak untuk bersama-sama perang melawan narkoba atau War on Drugs di era pandemi Covid 19 menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar.Red), ia berpendapat bahwa War on Drugs sejalan dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”
“Selamat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2021,” katanya kutip Redaksi Pariwisata Indonesia, Minggu (27/6).





































Leave a Reply