Bertolak ke Jayapura, Wapres Maruf Amin Tutup PON XX Papua 2021

Wakil Presiden Ma’ruf Amin sekitar pukul 15.20 WIT, Jumat (15/10) didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin tiba di Bandar Udara Sentani, Jayapura yang langsung disambut oleh Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajaran anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua (Ilustrasi foto dari akun resmi KH. Ma'ruf Amin)

PariwisataIndonesia.ID – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin beserta rombongan bertolak ke Jayapura dan salah satu agenda dalam kunjungan kerjanya dijadwalkan akan menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 di Stadion Lukas Enembe, Sentani Timur, Jayapura.

Dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, bahwa sekitar pukul 15.20 WIT, Wapres didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin tiba di Bandar Udara Sentani, Jayapura yang langsung disambut oleh Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajaran anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua.

Baca juga :  JABAR Juara Umum di Penutupan PON XX Papua Hari Ini, Toreh Prestasi Sabet 353 Medali

Selain itu, agenda kerja Wapres Maruf Amin keesokan hari, Sabtu (16/10), dijadwalkan akan menyapa masyarakat di SD Negeri Inpres VIM 1 dan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Jemaat Pniel Kotaraja, Kota Jayapura.

Berikutnya, masih di agenda kerja hari keduanya (pada besok itu, red). Wapres akan memimpin Rapat Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan dan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 5 Kabupaten sasaran prioritas.

Baca juga :  Polri Beri Apresiasi Penyelenggara PON XX Papua; Disebutnya Kerja Keras Berbuah Manis

Di akhir keterangan resminya, juga menyebutkan agenda kerja terakhir Wapres Maruf Amin. Dikabarkan, akan meresmikan pembangunan BLK Komunitas di Kampus Papua Alom Yayasan Global Mission Internasional Indonesia (GMII), Sentani, Kabupaten Jayapura.

Turut serta mendampingi Wapres selama lawatannya di Jayapura, seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selanjutnya, ada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa. (Nyoman)