Bendungan Tapin, Jokowi: Berpotensi Jadi Spot Wisata dan Majukan Perekonomian Setempat

UMI KALSUM FOUNDER PVK GRUP DAN CEO MEDIA PVK GRUP, PARIWISATA INDONESIA, MEDIA PARIWISATA INDONESIA, WEBSITE PARIWISATA INDONESIA, HARI PERS NASIONAL 2021,HPN 2021,PERAYAAN HARI PERS NASIONAL,PRESIDEN JOKO WIDODO,PUNCAK PERAYAAN HPN 2021, Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media PVK Grup,Bendungan Tapin Majukan Perekonomian Setempat,BENDUNGAN TAPIN,BENDUNGAN TAPIN BERPOTENSI JADI SPOT WISATA,BENDUNGAN TAPIN MAJUKAN PEREKONOMIAN SETEMPAT,BERITA KEMENSETNEG,BERITA PARIWISATA INDONESIA,BERITA PRESIDEN JOKOWI,EXPLORE INDONESIA,HALO INDONESIA,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA EXPOSE,INDONESIA TOURISM,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,MEDIA PARIWISATA INDONESIA,MEDIA PVK GRUP,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKO WIDODO,SITUS PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA,Media Online Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020,Situs Online Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020,Website Pariwisata Indonesia Terfavorit 2020,Media Resmi Pariwisata Indonesia,Website Resmi Pariwisata Indonesia,Situs Resmi Pariwisata Indonesia
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tapin di Kalsel

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tapin yang berada di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, dalam kunjungan kerjanya pada Kamis, 18 Februari 2021.

Baca juga :  Walau Ahad Tetap Kerja, Jokowi: #Indonesiamaju, Bendungan Tukul Tuntas
Baca juga :  Imbau Pemda, Jokowi: Tangani Pandemi dan Dampak Corona, Percepat 4 Langkah

Baca juga :  Terima Kasih Presiden Jokowi! Buktikan Pertama Kali Disuntik Vaksin Covid19 Sinovac, Aman dan Halal

Pembangunan bendungan yang diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi hingga ke lahan-lahan sawah milik petani tersebut dilakukan dalam lima tahun pengerjaan dengan biaya mencapai Rp986,5 miliar.

“Bendungan ini dibangun lima tahun yang lalu dari 2015 dan sekarang telah selesai,” ujar Presiden dalam sambutan peresmiannya.

Saat meresmikan Bendungan Tapin yang terletak di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Negara sempat berdialog dengan salah seorang warga setempat yang dahulu tinggal di sekitar wilayah yang kini telah menjadi bendungan tersebut.

Atal Amos, warga yang memperoleh ganti untung dan dilakukan relokasi ke lokasi yang tidak jauh dari Bendungan Tapin tersebut, mengatakan bahwa dari biaya ganti untung yang diperoleh, ia bersama warga setempat lainnya memperoleh lahan dan membangun rumah baru dengan kualitas yang lebih baik.

“Sekarang sudah bangun rumah di bagian hilir dekat bendungan juga. Sekarang lumayan lebih bagus, nanti Bapak bisa lihat di sekitar pinggir jalan sana,” tuturnya saat berdialog dengan Presiden.

Ia mengaku sangat bersyukur dengan adanya bendungan tersebut. Sebab, kehadiran Bendungan Tapin diharapkan secara bertahap dapat mengubah kehidupan masyarakat yang berada di sekitar area bendungan.

Bendungan Tapin, selain berfungsi sebagai pengendali banjir dan pengairan bagi sawah pertanian, juga berpotensi untuk menjadi area wisata. Potensi tersebut hendak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sehingga dapat menjadi sumber mata pencaharian baru bagi mereka.

“Dengan adanya bendungan ini kami berharap agar masyarakat di sini tidak hanya sebagai penonton, tapi kami ingin masyarakat diberdayakan melalui desa pariwisata di tempat ini karena nantinya akan terbuka usaha untuk masyarakat,” tuturnya.

Mendengar penuturan warga dan dengan melihat langsung kondisi alam di sekitar area Bendungan Tapin, Kepala Negara tampak sependapat dan menyetujui harapan yang sekaligus menjadi usulan warga setempat tersebut.

“Setelah melihat kondisi keindahan di sekitar waduk ini, Bapak memang betul (memiliki potensi wisata). Ini juga bisa menjadi objek pariwisata tidak hanya di Kabupaten Tapin tetapi juga di Provinsi Kalimantan Selatan. Benar, saya setuju,” ucap Presiden.

Baca juga :   HPN 2021 di Tengah Pandemi, Jokowi: Bersama Bangun Harapan dan Optimisme

Sebelumnya, pada 14 Februari 2021 lalu, Presiden Jokowi juga telah meresmikan Bendungan Tukul yang berada di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan air serta memberikan nilai tambah dan keuntungan sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakatnya.

Selesainya pembangunan Bendungan Tukul dan Bendungan Tapin tersebut menambah daftar panjang sejumlah bendungan yang telah dibangun semasa pemerintahan Presiden Jokowi.

Hadir dalam acara peresmian Bendungan Tapin ini di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal, hingga Bupati Tapin Muhammad Arifin Arpan.

Dalam video di YouTube Presiden Jokowi yang di unggah pada 28 Desember 2020, mengisahkan, sepanjang 2015-2020, pemerintah telah membangun 18 bendungan baru di seluruh Tanah Air. Dari Bendungan Rajui dan Payaseunara di Aceh, Titab di Bali, Bajulmati dan Nipah di Jawa Timur, Raknamo dan Rotiklot di NTT, dan lain-lain sampai Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan.

Pembangunan bendungan akan terus dillanjutkan. Pemerintah menargetkan sebanyak 61 bendungan baru di seluruh Indonesia diharapkan tuntas secara bertahap hingga 2024. “Pembangunan infrastruktur bendungan dan saluran irigasi adalah ikhtiar kita untuk menjadi bangsa yang berdaulat di bidang pangan,” tekad Jokowi bangun infrastruktur.

Indonesia adalah negeri dengan sawah dan ladang membentang di setiap pulaunya, yang puluhan juta rakyatnya hidup dari pertanian. Saksikan “18 Bendungan untuk Negeri”, berikut videonya: