Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula Perkuat Sektor Pertanian dan Berpotensi untuk Pariwisata

Umi Kalsum Founder PVK Grup dan CEO Media PVK Grup,Jokowi Sebut PPKM Skala Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19,Jokowi Resmikan Bendungan Sindang Heula, BERITA KEMENSETNEG,BERITA PARIWISATA INDONESIA,BERITA PRESIDEN JOKO WIDODO,INDONESIA CULTURE AND TOURISM,INDONESIA OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIA TOURISM,INDONESIA TOURISM INVESTMENT,INDONESIA'S OFFICIAL TOURISM WEBSITE,INDONESIAN TOURISM WEBSITE,KEPALA SEKRETARIAT PRESIDEN,MEDIA ONLINE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,MEDIA RESMI PARIWISATA INDONESIA,PARIWISATA INDONESIA,PRESIDEN JOKOWI,SITUS RESMI PARIWISATA INDONESIA,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT,WEBSITE PARIWISATA INDONESIA TERFAVORIT 2020,WEBSITE RESMI PARIWISATA INDONESIA
Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula di Banten

PariwisataIndonesia.id – Presiden Joko Widodo meresmikan dan meninjau Bendungan Sindangheula yang berada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Banten pada Kamis, 4 Maret 2021.

“Alhamdulillah, pada hari ini Bendungan Sindangheula yang dibangun tahun 2015 sudah selesai dan siap difungsikan,” ujar Presiden dalam sambutan peresmian.

Baca juga :  Kabar Gembira, Jokowi Sebut PPKM Skala Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19

Bendungan tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp451 miliar dan memiliki kapasitas tampung sebesar 9,30 juta meter kubik.

Baca juga :  Walau Ahad Tetap Kerja, Jokowi: #IndonesiaMaju, Bendungan Tukul Tuntas

Kehadiran bendungan di Kabupaten Serang tersebut dapat memberikan manfaat pengairan irigasi bagi kurang lebih 1.289 hektare sawah setempat yang tentunya, Presiden berharap, akan dapat memacu produktivitas pertanian di wilayah itu.

“Kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup sehingga semakin produktif dan bisa menjaga ketahanan pangan,” tuturnya.

Baca juga :  Bendungan Tapin, Jokowi: Berpotensi Jadi Spot Wisata dan Majukan Perekonomian Setempat

Selain menopang sektor pertanian, bendungan tersebut diketahui juga mampu menyediakan kebutuhan air baku hingga 800 liter per detik. Suplai air baku tersebut menjadi sangat penting bagi industri yang memang banyak berdiri di Provinsi Banten.

Baca juga :  Lumbung Pangan untuk Kesejahteraan Masyarakat NTT, Jokowi: Instruksikan Menteri PUPR dan Mentan, “Laksanakan!”

Keberadaan Bendungan Sindangheula juga bermanfaat untuk pengendalian banjir dengan kemampuannya mereduksi potensi banjir hingga 50 meter kubik per detik dari meluapnya Sungai Ciujung dan Cidurian.

“Bendungan ini juga berfungsi untuk pembangkit listrik. Bisa menghasilkan 0,40 megawatt sehingga ke depan ini bisa dimanfaatkan juga oleh Provinsi Banten,” imbuh Presiden.

Baca juga :  Jokowi Canangkan Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Digelar di Seluruh Provinsi

Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada Pemerintah Provinsi Banten dan masyarakat setempat untuk dapat menjaga sekaligus memanfaatkan Bendungan Sindangheula dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Banten yang memberikan sambutan kepada Presiden dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan Bendungan Sindangheula. Menurutnya, selain memberikan manfaat bagi petani setempat, bendungan tersebut juga amat dibutuhkan bagi banyak industri di Banten yang membutuhkan air baku.

“Atas nama masyarakat Banten, kami ucapkan terima kasih dengan dibangunnya waduk atau bendungan ini. Bendungan ini akan memberikan aliran untuk kebutuhan air baku bagi Cilegon dan Serang kota maupun kabupaten. Lebih-lebih sekarang ini ada begitu banyak industri yang membutuhkan air baku,” ucapnya.

Hadir dalam acara peresmian tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.