Salah satu destinasi yang harus Sobat Pariwisata kunjungi saat berada di Sulawesi Tengah adalah Pusat Laut. Oups, jangan salah sangka, meskipun bernama pusat laut, tapi nyatanya destinasi ini berada di daratan, loh.
Penasaran nggak, tentang destinasi ini? Baca ulasannya sampai habis, ya!
Pusat Laut atau yang dalam Bahasa Kaili yaitu pusentasi (pusen: laut, tasi: laut) terletak di Dusun Simbe, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Palu.
Baca Juga:Â Pesona Indah Danau Tambing di Sulawesi Tengah
Baca Juga:Â Â 5 Destinasi Favorit di Sulawesi Tenggara
Pusat Laut ini berupa sumur dengan diameter 10 meter, serta kedalaman air mencapai 7 meter. Pusat Laut menjadi sumur raksasa pertama di dunia, loh. Meskipun berada di daratan, sekitar 500 meter dari bibir laut, tapi air di tempat ini rasanya asin. Wah, pantas saja dinamakan Pusat Laut, ya. Jadi, jangan meminum airnya kecuali Sobat Pariwisata penasaran ingin mencicipi.
Di Pusat Laut, Sobat Pariwisata bisa melihat pesona cekungan goa dengan bebatuan yang eksotis. Selain itu, air di tempat ini terlihat kebiruan dan bersih. Dari atas, pengunjung bisa melihat hingga ke dasarnya, loh. Jernih banget, kan? Meskipun pengunjung yang datang tidak henti-hentinya berenang, anehnya air di Pusat Laut selalu jernih, loh.
Baca Juga:Â Tarian Adat Khas Sulawesi Tenggara, Nari Yuk!
Baca Juga:Â 3 Pakaian Adat Khas Sulawesi Tenggara
Baca Juga:Â 3 Rumah Adat dari Sulawesi Tengah
Salah satu aktivitas menantang yang bisa Sobat Pariwisata lakukan di tempat ini adalah cliff jumping. Melompat dari atas menuju air jernih di bawah, bisa memicu adrenalin. Byur! Seru dan segar. Untuk membantu para pengunjung naik kembali ke daratan, pengelola juga telah menyiapkan tangga.
Jika tidak bisa berenang, Sobat Pariwisata bisa memilih aktivitas lain di Pusat Laut, seperti menonton anak-anak kecil yang mencari uang koin di dasar lautnya. Jangan lupa untuk menyediakan uang koin danmelemparkannya ke dalam sumur raksasa ini, ya.
Pusat Laut ini juga memiliki keunikan lain, loh. Saat laut pasang, maka air di sini surut. Demikian sebaliknya, jika laut surut maka air di tempat ini pasang. Selain itu, konon terdapat terowongan atau lubang yang menghubungkan Pusat Laut dengan laut. Hal inilah yang menjadi jalur air ke Pusat Laut.
Meskipun termasuk salah satu tempat yang terkena dampat gempa dan tsunami Palu tahun 2018 lalu, tapi Pusat Laut tetap masih beroperasi. Di sini juga terdapat banyak saung yang bisa menjadi tempat istirahat Sobat Pariwisata.
Baca Juga:Â 3 Wisata Alam di Sulawesi Selatan
Untuk masuk ke lokasi ini, Sobat Pariwisata hanya perlu membayar tiket masuk 5.000 rupiah (anak-anak) hingga 10.000 rupiah (dewasa).
Jika sudah puas berada di Pusat Laut, Sobat Pariwisata bisa berkunjung ke Pantai Bonebula yang hanya berjarak sekaitar 600 meter.
Baca Juga:Â Citarasa Kuliner Khas Sulawesi Tengah
Baca Juga:Â Kuliner Khas Sulawesi Selatan
Baca Juga:Â Nano-nano Kuliner Khas Sulawesi Barat
Baca Juga:Â Cobain Kuliner Khas Sulawesi Tenggara
Baca Juga:Â 5 Kuliner Khas Manado, Sulawesi Utara
Baca Juga:Â Makanan Sulawesi, Favorit Jusuf Kalla
Pantai ini sering disebut sebagai surga yang tersembunyi. Terumbu karang yang warna-warni serta biota laut yang beragam, akan menyambut Sobat Pariwisata yang ingin snorkeling di ini.
(Nita/Kusmanto)







































Leave a Reply